Kalkulator rezeki

Allah memberikan rezeki kepada seluruh umat manusia, baik yang beriman maupun yang tidak beriman, dan semua ciptaan-Nya termasuk hewan dan tumbuhan. Seringkali kita melihat rezeki dengan menggunakan kalkulator yang salah dan selalu melihatnya dari jumlah kepemilikan materi. Saya pernah menulis di blog ini bahwa “Bukanlah yang dinamakan kaya itu karena banyak harta, tetapi yang dinamakan kaya sebenarnya adalah kayanya jiwa.” Begitu juga dengan rezeki.

Kata rezeki atau ‘Rizq’ dalam bahasa Arab berarti apa saja yang bermanfaat. Ini juga berarti karunia Allah SWT. Rezeki dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang membawa manfaat atau kebaikan bagi kita. Rezeki dapat dilihat atau tidak terlihat. Jadi, rezeki meliputi kekayaan, ikatan keluarga, spiritualitas, iman kita, akal, kesehatan dan segala sesuatu yang bermanfaat bagi kita dan dapat membantu kita memenuhi tugas dan kewajiban kita untuk melayani dan menaati Allah, dan merawat bumi ini. Pada saat yang sama, apa yang kita terima sebagai rezeki kita juga harus dibelanjakan atau digunakan, secara bertanggung jawab di mana kita mempertimbangkan ‘kebutuhan’ dan ‘keinginan’ kita berdasarkan pertimbangan yang cermat.

Jadi, pengertian rezeki itu luas, bisa terlihat dan tidak terlihat. Di bawah ini adalah konsep rezeki yang saya ambil dari buku yang berjudul “Towards an Islamic Foundation of Strategic Business Management” yang dikarang oleh Azaddin Salem Khalifa. Menurut konsep ini, yang paling penting dari rezeki adalah manfaatnya. Rezeki itu perlu diberikan kepada orang lain sebagai infaq. Lalu, dengan takwa kita menyingkap rahasia keberkahan dari rezeki tersebut. Konsep yang indah.

Rujukan: Azaddin Salem Khalifa, “Towards an Islamic Foundation of Strategic Business Management“, International Islamic University Malaysia (2001) | https://id.wikipedia.org/wiki/Tauhid | https://id.wikipedia.org/wiki/Takwa | https://id.wikipedia.org/wiki/Istikamah | https://id.wikipedia.org/wiki/Tawakal | https://id.wikipedia.org/wiki/Infak | https://hadinur.net/2017/09/13/teori-rezeki/

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.