Kedudukan tukang fitnah

Betul kata Pak Jokowi. Sebenarnya beliau memiliki hidup yang lebih indah dibandingkan dengan orang-orang yang memburuk-burukkan dan memfitnahnya. Ini pesan moralnya, sesungguhnya orang-orang yang memfitnah tersebut mempunyai kedudukan yang lebih rendah dibanding dengan orang yang diburuk-burukkan dan difitnah tersebut.

Cerita mengenai dompet

Ini dompet baru menggantikan dompet lama yang dibeli online melalui Shopee. Harganya tidak terlalu mahal, hanya RM54. Agak jarang dompet jenis ini didapatkan dipasaran. Ciri khas dompet ini adalah bisa dikaitkan dicelana. Setelah digunakan lebih dari tujuh tahun, dompet Kickers saya yang lama koyak dan pensiun karena tidak tahan melawan gesekan karena diletakkan disaku belakang celana.

Sekarang, dompet baru ini ini saya letakkan disaku depan. Semoga dompet ini dapat menjalankan fungsi dengan baik untuk membawa duit dan juga kartu-kartu penting saya.

Serakah

Hari ini, jam 10:45 saya terbang dari Radin Inten II Airport, Bandar Lampung dan mendarat di Terminal 3, Soekarno-Hatta International Airport pada jam 11:40. Saya keluar dari Terminal 3 jam 12.20 dan perlu meneruskan perjalanan menggunakan pesawat AirAsia yang boarding jam 14:10 dari Terminal 2 menuju KLIA2. Taksi adalah transportasi yang cepat untuk pindah terminal. Keluar dari terminal, saya langsung berjalan ke taxi stand. Seorang sopir taksi mendekati saya. “Berapa?” kata saya menanyakan ongkos. Saya terkejut ketika dia berkata ongkosnya Rp 100 ribu, padahal jaraknya sangat dekat dan banyak taksi-taksi lain yang juga ada disitu. Banyak pilihan. Ketika saya menawar, dia menjawab, “Saya sudah menunggu 2 jam tetapi tidak ada yang naik taksi saya”, katanya. Saya berpikir betapa ngobloknya orang ini yang hanya memikirkan keuntungan tanpa pertimbangan bahwa orang juga tidak mudah ditipu dan dengan mudah dapat menukar pilihannya.

Akhirnya saya memilih taksi Blue Bird yang lebih profesional. Walaupun hanya perlu membayar Rp 22 ribu, saya berikan Rp 70 ribu kepada supir taksi Blue Bird.

Ini cerita mengenai keserakahan di Soekarno-Hatta International Airport hari ini yang ditulis sambil menunggu pesawat ke Senai Airport, Johor Bahru.