Flickr

Saya menggunakan Flickr untuk menyimpan foto-foto saya sejak bulan Agustus 2007. Semua foto yang saya abadikan dengan kamera dan juga handphone saya upload ke Flickr — yang jumlahnya telah mencapai lebih dari 141 ribu foto. Hanya 18 ribu foto yang boleh dilihat oleh publik. Semua kenangan saya letakkan disana. Hari ini saya mendownload semua foto tersebut dari Flickr — yang di hard disk besarnya adalah 346 GB, dengan rata-rata 2,4 MB per foto.

“Recording and storing memories of the past are for the future. If we want to know where we’re going, we need to know where we came from.”

Inaugurasi PPI UTM 2020/2021

As an advisor, I am very proud of the achievements of the Indonesian Student Association (or in short form, we called PPI – Persatuan Pelajar Indonesia) achievements so far. I know that, currently, PPI is the most active student organization in UTM. Since I came to UTM in 1995, PPI has grown rapidly because the number of Indonesian students at UTM continues to increase. In 1995, the number of Indonesian students at UTM was less than ten people. From the 1990s to 2010, Indonesian students at UTM were dominated by postgraduate students. Now the number of undergraduate students dominates. The number of Indonesian students at UTM is nearly 600 students. This is a considerably large number. Therefore the role of PPI is very much needed in supporting the education process at UTM.

Payung teduh – Untuk perempuan

Tak terasa gelap pun jatuh
Diujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik-cantiknya
Lalu mataku merasa malu
Semakin dalam ia malu kali ini
Kadang juga ia takut
Tatkala harus berpapasan ditengah pelariannya
Di malam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya
Uuuu.
Uuuuuuuu…
Lalu mataku merasa malu
Semakin dalam ia malu kali ini
Kadang juga ia takut
Tatkala harus berpapasan ditengah
Pelariannya
Dimalam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya
Uuuu…
Uuuuuuuuu…
Dimalam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya
Uuuu…
Uuuu… Uuu…

Wasiat Buya Hamka mengenai kehidupan

Wasiat Buya Hamka yang sangat dalam:

“Ada empat perkara yang membawa hidup tidak terombang-ambing dalam kehidupan di dunia. Yang pertama, menjaga hati untuk tetap khusyuk kepada Allah SWT. Kedua, berlindung dari ilmu yang tidak bermanfaat. Ketiga, berlindung dari nafsu yang tidak terkendali sehingga menjadi tamak. Keempat, semoga Allah SWT masih mendengarkan do’a yang dipanjatkan. Inilah perkara yang sangat ditakutkan jika Allah SWT tidak lagi mendengar kita.”

Hakikat ilmu

Salah satu gambar yang saya suka dari buku “55 Mutiara Akhlak” oleh Vbi Djenggotten (nama pena dari Veby Wibawa). Ilmu itu bukanlah sebuah kemahiran dalam berkata-kata. Seringkali kita tertipu dan menyangka orang pandai merangkai kata-kata adalah orang yang berilmu dan pandai bekerja. Orang ini biasanya pandai berpolitik — mempengaruhi banyak orang untuk mengejar kekuasaan.