Ideal dan berpijak dibumi

Semester ini saya mengajar mata kuliah Research Methodology. Sebagai seorang guru tentu saja saya mengajarkan teori, bagaimana melakukan riset yang baik, apa konsep-konsep riset yang baik, yang seringkali ideal dan tidak berpijak dengan kondisi yang riil dimana kita sukar melakukan riset yang baik — karena suasana riset yang tidak kondusif dan hanya mengejar hasil riset yang sifatnya superficial. Riset dangkal yang hanya memperhatikan aspek permukaan yang bersifat kosmetik, kurangnya kedalaman dalam pengetahuan dan penalaran. Hanya mengejar angka seperti sitasi dan lain-lain.

Walaubagaimanapun saya perlu mengajarkan hal-hal yang ideal, hal-hal yang sepatutnya dilakukan dalam riset. Ini sesuai dengan yang dikatakan oleh Plato, bahwa ide sejati itulah yang paling penting. Dalam hidup ini kita perlu berusaha dan selalu berusaha untuk menuju kebaikan, yang merupakan sifat-sifat Allah SWT, walaupun mustahil mencapainya karena kita adalah manusia yang memang tidak sempurna. Hal yang paling penting adalah jangan hanya berteori saja tetapi lakukanlah. Iklan Nike yang terkenal, “Just do it,” sangat tepat untuk ini.

Menyambut Ramadhan

Karena bulan Ramadhan akan datang, hari ini, meja makan yang telah berbulan-bulan dijadikan tempat untuk kuliah online dan webinar, sekarang sudah dikembalikan fungsinya menjadi meja makan. Komputer telah dipindahkan ketempat asalnya.

Al Jarreau – Rainbow in Your Eyes

Well, love’s got a hold on me, won’t let go;
‘Cause it’s the real thing baby,
I just want you to know
That I love you all the way,
More and more each day.
I love to hear you say, ‘Well, loves got a hold of me too,
I know it’s true; I get that funny feeling just from being close to you.
When I listen to your heart-beat
Not another sound so sweet,
Please hold my hand.’
And we climbed the highest mountain
And we sailed the seven seas,
And nobody was with us
At the top of the world in love
And runnin’ free.
‘Baby, I’m on fire,
And it feels so good
To have this warm desire
Like a woman should who’s really got
Someone to make love to.
I’ll stay right here forever with you.’
Well, I’ll be right here beside you till the end,
And kiss your eyes and cast away your troubles to the wind,
And love you for all my life,
And take you for my wife,
Please hold my hand.
And we climbed the highest mountain
And we sailed the seven seas,
And nobody was with us
At the top of the world in love
And runnin’ free.
I can see the love light shinin’
Like a rainbow in your eyes.
Listen to your heartbeat.
Ain’t nobody here with us,
Listen to your heartbeat,
Ain’t nobody here with us.
Listen to your heartbeat,
Ain’t nobody here with us.

Memohon pertolongan

Waktu Anda dalam kesusahan, apa yang Anda pikirkan melihat video ini ketika semua orang menghindar ketika diminta bantuan?

Mohonlah pertolongan kepada Allah SWT yang maha penolong. “Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan.” Ini yang kita lafazkan setiap shalat.

Catatan ringan di Jerman

Tahun 2015 saya diundang sebagai visiting scientist oleh Helmholtz-Zentrum Berlin für Materialien und Energie (Helmholtz Center for Materials and Energy, HZB) selama 1,5 bulan. Ini catatan ringan, yang lama tersimpan, yang saya tulis menggunakan handphone (Apple iPhone 5c) dengan aplikasi Day One Journal sambil jalan-jalan di kota Berlin, oleh karena itu banyak salah ketik. Silahkan klik foto di bawah ini untuk membaca catatan ringan ini dalam format PDF (73 MB).

The house of Fritz Haber and his wife Dr. Clara Immerwahr, and the place of Dr. Clara who commit suicide on 2 May 1915. Clara Immerwahr (June 21, 1870 – May 2, 1915) was a German chemist.