Pleasant comments from the reviewer

This is the first time I have received a pleasing comment from a reviewer. It is the fruit of the sacrifice of energy, mind, and research grant, especially for sample analysis using X-ray Photoelectron Spectrometer in a large number of samples. This research has been carried out by my Ph.D. student for more than three years. This paper is now accepted for publication in Progress in Organic Coatings. Farah Syuhada Halim, congratulations!

Belajar dari orang bodoh

People who pretend that they know everything and boast about their intelligence are morons. True knowledge makes people humble!

Richard Feynman

Betul apa yang dikatakan Richard Feynman: Orang yang berpura-pura tahu bahwa mereka tahu segalanya dan membanggakan kepandaian mereka adalah orang bodoh. Pengetahuan yang benar akan menjadikan orang rendah hati!

Baru saja saya membaca status Twitter seorang yang saya kenal, yang bergelar profesor di universitas ternama, sangat tidak simpatik, dan arogan. Dari sini, saya mendapat pelajaran bahwa mengkritik itu boleh, tetapi bukan dengan cara menghina dan merendahkan orang, dan menunjukkan bahwa diri kita lebih pandai dari orang lain. Ya Allah, jauhilah saya dari sifat seperti ini. Semakin kita berkoar-koar, semakin terbuka aib kita. Tidak ada manusia yang sempurna. Tidak ada manusia yang hebat dalam segala bidang. Di atas langit masih ada langit.

Demons rob intentions

Intentions are the key to happiness. The intention is our determination to achieve something. In life, we need a purpose—something that we want it or targeted. People who run slow but have goals in life are far better than people who run fast but have no goals in life. There needs preparation to achieve goals. With proper preparation, for good intentions, God willing, the goal will be made. We will feel happy if our desires are achieved. So the conclusion is, happiness will not exist if people do not have goals.

Intentions need to be managed and guarded well for good purposes. Like an architect in making a building, we need to imagine what the results of the plan. However, good intentions will not always work well, because in the middle of the journey,

An example is shodaqoh sirri, the charity which is performed without the knowledge of others—performed secretly so that this charity is accepted by Allah SWT because of sincerity. This intention needs to be properly guarded to be approved by Allah SWT. But the devil is never silent to deflect this intention. Devil can distort this intention by tempting us to bring up our goodness to others. Good intentions are no longer good deeds. We are no longer sincere people. We need to guard and always be aware so that the devil does not cancel the goodness.

In this month of Ramadan, I advise myself not to show off or bring up the goodness. It is quite challenging to do in an open age with a variety of facilities to show off that is available on social media. We must guard ourselves against the temptations of cursed demons!

Niat yang dirampok oleh setan

Niat adalah kunci kebahagiaan. Niat adalah keteguhan hati kita untuk mencapai sesuatu tujuan. Dalam hidup, kita perlu cita-cita. Ada yang diinginkan dan ada sesuatu yang ditargetkan. Orang yang berjalan lambat tapi punya tujuan dalam hidup, jauh lebih baik daripada orang yang berlari kencang tapi tidak punya tujuan dalam hidup. Untuk mencapai cita-cita, tentu perlu ada persiapan. Dengan persiapan yang baik, untuk niat yang baik, Insya Allah tujuan akan tercapai. Kita akan merasa bahagia jika keinginan kita tercapai. Jadi kesimpulanya adalah, kebahagiaan tidak akan ada jika orang tidak punya tujuan.

Niat perlu dikelola dan dikawal dengan baik untuk tujuan yang baik. Seperti seorang arsitek dalam membangun sebuah bangunan, kita perlu membayangkan atau berimajinasi seperti apa hasil dari niat yang akan kita lakukan. Walaubagaimanapun, niat baik, tidak akan selalu berhasil baik, karena ditengah jalan mungkin berubah karena dirampok oleh setan.

Sebagai contoh adalah shodaqoh sirri, shodaqoh yang dilakukan tanpa diketahui oleh orang lain. Dilakukan dengan diam-diam supaya amal ini diterima oleh Allah SWT karena keikhlasan. Niat ini perlu dikawal dengan baik supaya diterima oleh Allah SWT. Namun setan tidak pernah diam untuk membelokkan niat ini. Setan dapan membelokkan niat ini dengan jalan menggoda kita untuk mengungkit-ungkit kebaikan kita kepada orang lain, Otomatis niat yang baik ini tidak lagi menjadi amal yang baik. Kita tidak lagi menjadi orang yang ikhlas. Kita perlu mengawal dan selalu sadar supaya kebaikan tersebut tidak dibatalkan oleh setan.

Dalam bulan ramadhan ini saya menasehati diri saya supaya tidak pamer atau mengungkit-ungkit kebaikan. Hal yang cukup sukar dilakukan dalam zaman yang terbuka dengan berbagai macam fasilitas untuk pamer yang tersedia di media sosial. Kita harus mengawal diri dari godaan setan yang terkutuk!