Pengumpul, pemikir, tukang atau manajer?

Dalam beberapa ceramah saya mengenai riset, saya bercerita mengenai siapa itu saintis. Hal ini penting untuk memberikan perspektif mengenai salah kaprah memandang publikasi yang dicerminkan oleh angka-angka bibliometrik. Di bawah ini adalah gambar menarik yang saya ambil dari buku “Science: A Discovery in Comics Book”, oleh Margreet de Heer.

“Science: A Discovery in Comics Book”, oleh Margreet de Heer (2013).

Terdapat tiga jenis saintis yaitu: (1) pengumpul data (gatherers), (2) pemikir (thinkers), dan (3) tukang (tinkerers). Saintis yang baik adalah yang memiliki ketiga-tiga jenis karakter ini. Untuk lebih jelasnya saya akan memberikan contoh untuk masing-masing jenis saintis ini yang publikasinya diindeks oleh pangkalan data Scopus.

Pengumpul data (gatherers): https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=34975048300

Catatan: Jumlah total publikasi lebih dari 2600 manuskrip. Bahkan pada tahun 2010 pengarang mempublikasikan 366 manuskrip, artinya satu manuskrip per hari. Semua paper yang dipublikasikan berkaitan dengan kristalografi. Kerjanya hanya menganalisis kristal yang dibuat oleh orang lain dengan spektrometer sinar-X.

Pemikir (thinkers): https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=57223939738

Catatan: Jumlah total publikasi kurang dari 20 manuskrip dengan h-indek = 7. Pengarangnya adalah Prof. Stephen Hawking, fisikawan yang sangat terkenal di dunia.

Tukang (tinkerers): https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=55580992700

Catatan: Jumlah total publikasi lebih dari lebih dari 100 manuskrip dengan h-indek = 28. Pengarangnya adalah Koichi Tanaka, penerima hadiah Nobel Kimia tahun 2002. Beliau membuat alat berdasarkan konsep soft laser desorption (SLD) untuk menganalisis makromolekul. Beliau adalah staf Shimadzu Co. yang memproduksi peralatan analisis dan pengukuran di Jepang.

Dari contoh-contoh di atas dapat dilihat dengan jelas bahwa setiap bidang mempunyai kesempatan publikasi yang berbeda bergantung kepada topik dari bidang tersebut.

Menurut pendapat saya, ada satu lagi klasifikasi dari saintis, yaitu manajer. Saintis dengan klasifikasi ini juga akan mempunyai jumlah publikasi yang banyak karena dia mempunyai orang-orang yang bekerja untuk dia. Dia hanya menguruskan riset dan seringkali tidak berkontribusi dalam riset dan penulisan. Mungkin hanya berkontribusi pada ide-ide besar saja. Bahkan kadang-kadang diapun tidak tahu bahwa namanya dimasukkan dalam manuskrip yang dipublikasikan!

Mudah-mudahan dengan penjelasan ini kita sadar dan dapat menilai dan menempatkan sesuatu pada tempatnya. Hal ini penting supaya prestasi yang dicapai dalam setiap bidang dapat dihargai dengan sewajarnya. Kita tidak ingin prestasi yang ditonjolkan adalah prestasi yang semu (pseudo achievement).

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.