Bias dalam riset dan penulisan

Saya pernah diminta untuk memberikan ceramah mengenai “tips and tricks” publikasi di jurnal ilmiah. Saya meminta panitia yang mengundang saya untuk membuang perkataan tips and tricks” karena kelihatannya riset dan penulisan tersebut ada unsur kelicikan yang berkaitan dengan ketidakjujuran. Inilah fenomena yang saya lihat sekarang karena banyak orang sudah tidak lagi mengetahui esensi atau hikmah dari penelitian dan penulisan tersebut. Tujuan sebenar riset adalah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. Sekarang ada tedensi bahwa hal ini sudah dikaburkan oleh angka-angka bibliometrik yang menyesatkan.

Publikasi ilmiah adalah salah satu dari hasil dari penelitian ilmiah, terutama di jurnal-jurnal yang ternama. Kalau diperhatikan, terutama di negara-negara berkembang, mereka hanya melihat hasil akhir tanpa melihat proses dari riset tersebut yang seringkali tidak terlihat dari publikasinya. Banyak terjadi bias dalam pelaporan dari hasil riset tersebut.

Bias pelaporan dapat didefinisikan sebagai pengungkapan yang selektif atau mengakali informasi supaya terlihat bagus. Hal ini dapat dilakukan dengan cara tidak melaporkan semua informasi yang tersedia. Dalam penelitian empiris, hasil eksperimen yang tidak diharapkan atau tidak diinginkan sengaja tidak dilaporkan.

Bias pelaporan ini muncul karena penulis ingin hasil penelitian itu sesuai dengan hasil yang diharapkan, bukannya dilaporkan dengan cara yang jujur. Bagi saya ini adalah penipuan. Namun hal ini seringkali sukar untuk dideteksi dalam publikasi ilmiah. Terdapat beberapa bias pelaporan dalam publikasi, seperti beberapa yang dijelaskan pada tabel di bawah ini.

Jenis bias pelaporan

Penjelasan dan contoh

Bias publikasi

Publikasi atau tidak mempublikasikan penelitian yang tergantung pada temuan penelitian. Sebagai contoh, faktor utama yang terkait dengan kegagalan untuk mempublikasikan adalah temuan negatif. 

Bias publikasi berganda   

Jumlah dari publikasi hasil penelitian. Peneliti cenderung untuk membagi hasil penelitian kepada beberapa publikasi walaupun sebenarnya bisa dibuat sebagai satu publikasi yang lengkap dan komprehensif.

Bias kutipan

Kutipan yang bergantung kepada hasil penelitian yang diharapkan saja. Penulis cenderung mengutip hasil positif daripada hasil negatif.

Bias bahasa

Publikasi temuan penelitian dalam bahasa tertentu yang bergantung kepada mudahnya mempublikasikan hasil penelitian tersebut. Bias bahasa ini menyebabkan peneliti memilih untuk mempublikasikan temuan negatif mereka di jurnal yang tidak berbahasa Inggris dan mempublikasikan temuan positif mereka di jurnal berbahasa Inggris.

Bias pelaporan hasil

Pelaporan yang hanya memilih hasil-hasil yang positif saja dan tidak melaporkan hasil-hasil yang negatif. Seharusnya hasil penelitian ini dapat dipublikasikan dengan memasukkan semua hasil, baik yang positif maupun negatif, tetapi hasil yang tidak diharapkan tersebut dihilangkan sehingga sebenarnya hasil penelitian tersebut salah interpretasi. 

Rujukan: https://en.wikipedia.org/wiki/Reporting_bias | https://hadinur.net/2021/06/07/angka-angka-yang-mengelabui/

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.