Kenapa kita ketagihan dengan ngeblog dan ikut situs jaringan sosial?

Banyak institusi dan kantor-kantor yang melarang atau memblok penggunaan jaringan sosial seperti Facebook dan Friendster karena para pegawai mereka telah melalaikan pekerjaan utama mereka ditempat kerja dengan login situs jaringan sosial dan lupa untuk logout karena keasyikan. Tulisan ini bertujuan menjawab mengapa orang ketagihan (addicted) dengan ngeblog dan mengikuti situs-situs jaringan sosial. Di bawah adalah beberapa alasannya yang saya sadur dari beberapa sumber di internet. Setuju atau tidak setuju, inilah alasan-alasan yang telah saya rangkum dalam tulisan ini.

Kebutuhan sosial yang tidak terpenuhi
Coba anda bayangkan jika anda tidak makan dan minum selama 10 jam terus menerus. Kemudian sesudah itu anda coba untuk belajar. Apa yang anda rasakan? Anda akan sulit untuk belajar, kecuali jika anda memenuhi dulu keinginan anda untuk makan dan minum. Kenapa demikian? Ini karena anda berada dalam keadaan dimana anda sangat membutuhkan makan dan minum. Hal yang sama berlaku untuk hubungan sosial. Jika anda tidak puas dengan hubungan sosial anda pada saat ini, anda sekarang dalam posisi dimana anda membutuhkan kawan dan keinginan untuk untuk memperluas hubungan sosial anda. Jadi kerajingan (yang parah, sampai online 10 jam sehari) dengan ngeblog dan situs jaringan sosial (mungkin) diakibatkan oleh kebutuhan sosial yang tidak terpenuhi.

Ketergantungan yang luar biasa dengan orang lain
Beberapa orang hilang arah dalam mengarungi kehidupan jika mereka tidak diperhatikan dan dicintai oleh orang lain. Ini adalah akibat seseorang sangat bergantung dengan orang lain. Sebenarnya penyebab ketergantungan ini adalah karena rasa tidak puas dengan kehidupan anda sehingga memerlukan orang lain untuk mengisi kehidupan anda dan membuat anda lupa bahwa sebenarnya anda mempunyai masalah.

Pelarian
Salah satu alasan utama orang mengkonsumsi narkoba adalah karena mereka yang ingin melepaskan diri mereka masalah. Narkoba merupakan pelarian terhadap masalah yang mereka hadapi. Hal yang sama juga berlaku jika ketagihan (addicted) ngeblog dan situs-situs jaringan sosial — sebahagian orang memilih untuk ‘bersembunyi’ di salah satu situs jaringan sosial untuk menghindari menghadapi tantangan kehidupan nyata.

Karena tidak ada pekerjaan lain
Banyak waktu kosong, sehingga mengisi waktu kosong dengan menjelajahi situs-situs jaringan sosial merupakan cara mengisinya. Ini dapat menjadi masalah jika anda merasa anda tidak memiliki apa-apa tanpa menjelajah situs jaringan sosial. Ini artinya anda tidak mempunyai tujuan hidup. Saya pernah menulis dan mengirimkan hampir 10 tulisan ke publik blog Kompasiana dalam masa 2 hari karena memang saya tidak ada pekerjaan lain — karena waktu itu libur.

Bagaimana cara mengatasi ketergantungan (addicted) dengan ngeblog dan mengikuti situs-situs jaringan sosial? Pertama-tama anda harus mencari mencari akar penyebab masalah anda. Anda harus mengetahui mengapa sebagian dari kebutuhan sosial anda tidak terpenuhi untuk memecahkan masalah ini. Anda harus memiliki keberanian untuk menghadapi masalah anda.

Jadi, dengan menuliskan tulisan ini di blog dan meng-share-nya di Facebook juga telah menunjukkan penulis tulisan ini telah kecanduan ngeblog dan mengikuti situs jaringan sosial (ha.. ha.. ha…)… nah lu!

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

My name is Hadi Nur, a professor at Universiti Teknologi Malaysia (UTM) and an adjunct professor at Universitas Negeri Malang (UM). I can be reached easily online. Here, the table of content of my blog posts and search what you are looking for here.