Indahnya sebuah universitas

Richard Feynman, pemenang Nobel Fisika pernah mengatakan bahwa sebagai saintis dia akan lebih menikmati keindahan bunga dengan lebih ‘mendalam’ dibandingkan artis. Artis atau orang biasa hanya akan menikmati dan mengapresiasikan keindahan bunga — hanya dari tampak luar saja. Sebagai saintis dia lebih menikmati keindahan bunga — bukan hanya dari bentuk luarnya saja — tetapi jauh lebih dalam, seperti struktur molekul, metabolisme, biofisika dan aspek-aspek ilmiah yang lain.

Berpijak dari pandangan di atas, sebagai dosen dan peneliti, saya juga dapat menganologikan universitas sebagai ‘bunga’-nya Richard Feynman. Universitas bukan hanya dilihat dari fasilitas fisiknya saja (tampak luarnya saja), tetapi jauh lebih dalam — iaitu ‘proses’ pendidikan dan penelitian didalamnya. Proses ini harus didasari dari ‘budaya ilmiah‘. Universitas harus memperhatikan dan melaksanakan proses ini supaya menjadi universitas yang terpandang. Apalah artinya publikasi ilmiah, paten dan medali-medali yang didapatkan dari pameran jika hanya memamerkan ‘keindahan luar’ dari universitas — sama seperti bunga yang keindahannya hanya dinikmati oleh orang-orang biasa yang tidak mengerti mengenai keindahan sebenarnya dari bunga, seperti yang dikatakan oleh Richard Feynman.

Published by

Hadi Nur

I enjoy living in Johor Bahru area and always seek the truth.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s