Saya sedang mengajar mata kuliah metodologi penelitian untuk mahasiswa magister dan doktor di Universiti Teknologi Malaysia (UTM) dan Universitas Negeri Malang (UM). Saya merasa senang karena dapat menggunakan buku yang menarik dan berguna, yaitu “Thinking, fast and slow” yang ditulis oleh Daniel Kahneman. Buku ini membahas tentang pengambilan keputusan, yang sangat relevan dengan penelitian ilmiah. Topik ini juga penting untuk menjadi landasan dalam memahami keputusan-keputusan yang dibuat oleh para pemimpin, terutama politikus. Kita semua tahu bahwa politik berhubungan dengan kekuasaan, dan keputusan yang salah dapat berdampak sangat buruk bagi masyarakat.
Sebagai contoh, hari ini saya membaca berita tentang seorang pemimpin daerah yang membuat keputusan yang sangat merugikan masyarakat. Jika seorang insinyur teknik sipil membuat kesalahan dalam membuat keputusan, mungkin hanya jembatan yang runtuh. Namun jika seorang pemimpin membuat keputusan yang salah, dampaknya bisa sangat besar dan merusak masyarakat. Ini sebabnya, sebagai pemimpin, sangat penting untuk membuat keputusan yang berlandaskan akal sehat dan sains.
Dalam buku “Thinking, fast and slow”, Kahneman membahas tentang dua sistem pikiran manusia. Sistem 1 adalah pikiran yang cepat dan intuitif, sementara Sistem 2 adalah pikiran yang lambat dan rasional. Kahneman menyatakan bahwa Sistem 1 seringkali mengambil alih proses pengambilan keputusan, dan dapat menghasilkan kesalahan dalam berpikir. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengaktifkan Sistem 2 ketika membuat keputusan yang penting, terutama bagi pemimpin.
Dalam konteks politik, keputusan-keputusan yang dibuat oleh para pemimpin dapat berdampak pada banyak orang dan bahkan negara secara keseluruhan. Oleh karena itu, para pemimpin harus memperhatikan sains dan fakta dalam membuat keputusan, dan tidak hanya mengandalkan intuisi dan pengalaman pribadi. Kesalahan dalam pengambilan keputusan dapat membawa dampak yang sangat buruk bagi masyarakat, dan sebagai akademisi dan pengajar, tugas saya adalah membantu mahasiswa memahami pentingnya metodologi penelitian dan keputusan yang berlandaskan sains.
Dalam rangka menciptakan keputusan yang baik dan berlandaskan sains, para pemimpin harus menghindari ambisi yang berlebihan dan memperhatikan kepentingan masyarakat. Jika seorang pemimpin hanya fokus pada ambisinya sendiri, maka keputusan yang dibuat tidak akan tepat dan berdampak buruk pada masyarakat. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih pemimpin yang berintegritas dan mampu membuat keputusan yang berlandaskan sains.

You must be logged in to post a comment.