“Hidup terlalu singkat untuk hanya bekerja demi meningkatkan peringkat universitas.”
Ini adalah refleksi yang saya peroleh setelah menghadiri monitoring dan evaluasi program pemeringkatan universitas. Hal ini mengacu pada praktik di beberapa universitas di seluruh dunia di mana staf akademik dan administrasi mungkin terlalu terobsesi dengan peningkatan peringkat, tanpa memperhatikan kualitas pendidikan dan pengembangan pengetahuan yang bermanfaat. Obsesi ini dipengaruhi oleh psikologi angka.
Psikologi angka adalah bidang yang mempelajari bagaimana angka dan statistik mempengaruhi perilaku manusia. Dalam beberapa kasus, psikologi angka dapat digunakan untuk menciptakan peluang bisnis, seperti dalam contoh yang kita sebutkan tentang menciptakan permainan ranking universitas.
Dalam menciptakan permainan ranking universitas, kita dapat menggunakan prinsip-prinsip psikologi angka untuk menarik minat orang. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan pengaruh numerik untuk menarik minat orang, seperti menggambarkan universitas sebagai nomor atau peringkat tertentu yang menarik perhatian. Kita juga dapat menggunakan prinsip psikologi sosial untuk menarik minat orang, seperti memberikan penghargaan atau pengakuan kepada universitas yang mendapat peringkat tertinggi.
Namun, penting untuk diingat bahwa peringkat hanyalah satu aspek dari keberhasilan atau prestasi, dan tidak selalu merefleksikan kualitas atau kemampuan seorang individu atau lembaga. Selain itu, fokus yang terlalu kuat pada peringkat dapat mengakibatkan seseorang mengabaikan faktor-faktor lain yang mungkin lebih penting dalam mencapai tujuan mereka.
Lebih luas lagi, kita harus lebih memperhatikan kualitas pekerjaan dan dampak positif yang dapat kita hasilkan, bukan hanya terpaku pada angka atau statistik semata. Dengan memfokuskan perhatian kita pada kualitas pekerjaan yang bermanfaat, kita dapat meraih keberhasilan dan kepuasan yang lebih besar dalam karir kita serta memberikan kontribusi yang lebih positif bagi masyarakat.
Secara keseluruhan, kita perlu fokus pada kualitas dan dampak positif yang dihasilkan dari pekerjaan atau pendidikan kita, bukan hanya pada tujuan atau angka semata. Hidup ini terlalu singkat untuk memikirkan peringkat dan angka saja; kita juga harus memperhatikan nilai-nilai yang kita hasilkan dan manfaat yang kita berikan kepada orang lain.