Ranking versi lain yang satire

Ada dosen yang posting kriteria lokal mengenai pemeringkatan universitas di WhatsApp Group yang saya ikuti. Isi tulisan di WhatsApp Group ini satire — humor, ironi, dan ejekan untuk mengekspos dan mengkritik — terutama dalam konteks isu topikal yang sedang berkembang mengenai pemeringkatan universitas. Memang tidak mudah untuk memajukan universitas kita. Perlu waktu. Namun saya yakin kita sudah mulai mengarah kepada kemajuan. Anggaplah ini sebagai sindiran untuk maju. Semangat Mas Menteri, tetaplah bekerja dengan baik!

Di bawah ini adalah tulisan yang diposting dalam WhatsApp Group tersebut. Saya tidak tahu siapa sebenarnya yang membuat pertama kali tulisan ini.

Kita perlu kriteria sendiri untuk pemeringkatan universitas. Untuk itu, kriteria penilaian harus berdasarkan nilai-nilai luhur lokal yang sudah menjadi jiwa kita.


1. Tingkat kepatuhan dan kehadiran di kampus
1.1. Jenis alat absensi yang dipergunakan (iris, face recognition, sidik lima jari, fingerprint, atau tanda tangan).
1.2. Persentase dosen yang hadir setiap hari selama jam kerja.
1.3. Proporsi dosen yang datang dan pulang tepat waktu.

2. Pendidikan dan Pengajaran
2.1. Jumlah diktat kuliah yang dibeli oleh mahasiswa.
2.2. Tingkat kehadiran mahasiswa saat kuliah.
2.3. Keberhasilan menangkap mahasiswa yang menyontek saat ujian.
2.4. Jumlah mahasiswa yang mengulang matakuliah yang sama.

3. Administrasi dan keuangan
3.1. Kemampuan menyerap anggaran.
3.2. Ketepatan penyelesaian SPJ.

4. Sarana pendukung
4.1. Jumlah bangunan fisik.
4.2. Jumlah kendaraan dinas pejabat.
4.3. Rasio sopir dan kendaraan dinas.
4.4. Jumlah tenaga pendukung: satpam, cleaning service.

5. Kerjasama
5.1. Jumlah MoU dengan universitas luar negeri.
5.2. Jumlah MoU dengan universitas nasional.
5.3. Jumlah kerja sama untuk pengadaan catering makan siang staff.
5.4. Jumlah MoU dengan toko atau supplier ATK (alat tulis dan kantor).
5.5. Jumlah kerja sama dengan desa untuk pengabdian masyarakat.

6. Penelitian dan pengembangan ilmu
6.1. Tingkat ketepatan penyampaian laporan penelitian.
6.2. Ketebalan laporan penelitian.
6.3. Ukuran luas bangunan perpustakaan.
6.4. Ukuran dan luas bangunan laboratorium.
6.5. Jumlah sertifikat hadir seminar yang dimiliki setiap dosen dalam satu tahun.
6.7. Jumlah surat keputusan dan surat tugas yang diterbitkan untuk keperluan kehadiran dosen di seminar luring dan daring.

7. Kemahasiswaan
7.1. Jumlah mahasiswa yang kost di sekitar kampus.
7.2. Jumlah mahasiswa yang ke kampus naik mobil dan jenis mobil yang dibawa ke kampus.
7.3. Jumlah mall, restoran, karaoke dan bioskop di sekitar kampus.
7.4. Jenis HP dan gadget yang dimiliki mahasiswa.
7.5. Besaran uang jajan mahasiswa per minggu.

Itu adalah gambaran kriteria kalau kita akan membuat ranking versi nasional.
Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.