Nasib kita

Hidup semua orang selalu dipermainkan oleh harapan-harapan yang tidak pernah terwujud. Dulu, seni rupa dan teknik mesin adalah bidang yang saya minati, tetapi akhirnya saya menjadi profesor kimia. Saya ingin bekerja di negara sendiri, namun akhirnya lebih dari 50% umur saya dihabiskan luar negeri. Dulu pernah juga bercita-cita jadi diplomat, tapi akhirnya diamanahkan menjadi administrator di universitas yang mengurus kerjasama luar negeri dan pusat penelitian. Banyak sekali harapan-harapan yang tidak terwujud, namun berakhir dengan hal-hal yang tidak pernah diduga sebelumnya. 

Seperti hukum termodinamika dalam reaksi kimia, dalam hidup ini ada energi yang spontan dan juga tidak spontan. Ada yang terjadi begitu saja, dan ada yang perlu perjuangan untuk melewati hambatan energi. 

Saya sadar bahwa tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Semua sudah ditetapkan oleh Allah yang Maha Kuasa. Kita hanya perlu berjuang untuk hidup dengan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan olehNya, dan selalu memohon kepadaNya supaya semuanya mendapat ridhoNya. Harapan terakhir, semoga hidup yang tak terhingga (abadi) di akhirat adalah kehidupan yang baik. Wallahu a’lam.

“Sesungguhnya Allah tidak mengubah nasib suatu kaum sekalipun kaum tersebut ingin mengubahnya” (QS 6:32)

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

Get in touch with me online. This blog has a table of content and mainly written for my own purposes and based on "Google here, Google there." There has never been any claim that this is an original work. You can use the customized search engine to search for anything on this website.