Banggalah dengan bahasa sendiri

Tiga jam yang lalu saya menerima e-mail dari Laval University, Kanada yang ditulis dalam bahasa Prancis. Ini adalah e-mail ketiga yang saya terima sebagai penilai tesis Ph.D. mahasiswa disana. Semua e-mail tersebut ditulis dalam bahasa Prancis yang tidak saya mengerti. Google Translate membantu saya menerjemahkannya. Saya berpikir mungkin mereka bangga dengan bahasa mereka, sehingga mereka tidak peduli apakah penerima e-mail tersebut paham atau tidak dengan e-mail yang dikirimkan.

Saya cari di Google dengan kata kunci “France proud with their language“, dan saya menemukan jawabannya di Quora yang saya kutip dan modifikasi seperti di bawah ini.

Orang Prancis bangga dengan bahasa Prancis, dan apa pun yang berbau "Prancis" karena kuatnya nasionalisme Prancis. Berbicara bahasa Prancis tidak lebih rumit atau halus daripada bahasa Spanyol, dan tidak lebih kompleks dari bahasa Jerman atau Rusia.Tetapi ada satu hal yang sangat khusus tentangnya, yang 90% orang Prancis bahkan tidak tahu: bahasa ini sengaja dirancang oleh kerajaan Perancis.

Pada abad XVI, selama Renaisans, bahasa Italia adalah bahasa peradaban tinggi. Raja Prancis merasa tidak enak tentang hal itu, dan dia memerintahkan penyair-penyair yang dinamakan "La Pléïade" untuk mendesain ulang bahasa Prancis agar lebih indah untuk telinga, lebih merdu. Saat itulah mereka mengubah banyak ca- menjadi ch- dan banyak "s" sebelum konsonan lain menjadi aksen sirkumfleks. Mereka memperkenalkan kombinasi bunyi "o" "au" dan "eau" dan bunyi lain seperti "el". Ini adalah salah satu contoh desain ulang bahasa.

Kemudian, pada abad berikutnya pemerintah menugaskan beberapa ahli tata bahasa untuk menjadikan bahasa Prancis sebagai bahasa yang paling jelas, untuk menghilangkan semua kemungkinan sumber kebingungan melalui tata bahasa dan sintaksis. Jadi, bahasa Prancis dibangun pada suatu waktu dengan tujuan ganda, yaitu untuk keindahan dan kejernihan.

Penerima hadiah Nobel Kesusastraan dari tahun 1901 hingga 2020 adalah sebagai berikut: Prancis (17), US (13), UK (11), Jerman (10), Sweedia (8), Polandia (6), Spanyol (6), Italia (6), Ireland (4), USSR (3), dan lain-lain. Dari fakta ini terlihat bahwa bahwa bahasa Prancis adalah bahasa yang diterima dalam literatur dunia, dan sepatutnya mereka bangga. 

Apakah kita bangga dengan bahasa kita?

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.