Teman sejati

Sebagai mahluk sosial, teman memiliki kedudukan penting bagi perjalanan hidup kita sebagai manusia. Kita mesti berhati-hati mencari teman. Di bawah ini adalah syarat teman sejati menurut Imam Al-Ghazali. Insya Allah, sayapun perlu membatasi diri untuk tidak bersahabat dengan manusia yang tidak masuk dalam syarat ini. Tulisan di bawah ini saya ambil dari internet, yang sudah menjadi domain publik, untuk keperluan pribadi saya.

Akal

Hindari bersahabat dengan orang dungu karena perilakunya dapat menyebabkan kemudaratan atau kerugian bagi kita.

Akhlak

Bertemanlah dengan manusia yang mempunyai akhlak yang baik. Hindari orang yang pendengki dan suka memfitnah. Juga, hindari berteman dengan orang yang tidak sanggup menguasai diri.

Kesalehan

Jangan bersahabat dengan yang selalu melakukan dosa besar. Orang ini tidak takut kepada Allah. Bersahabatlah dengan orang saleh.

Serakah

Hindari bersahabat yang orang yang serakah, yang menggunakan kepintarannya untuk memanfaatkan situasi dengan mengorbankan dan memanfaatkan orang lain untuk kepentingan dirinya. Keserakahan kepada dunia.

Jujur

Hindari berteman dengan orang pembohong karena kita akan tertipu.

Lebih lanjut, menurut Imam Ghazali, sahabat sejati itu adalah: (1) Jika kau berbuat baik kepadanya, maka ia juga akan melindungimu. (2) Jika engkau merapatkan ikatan persahabatan dengannya, maka ia akan membalas balik persahabatanmu itu. (3) Jika engkau memerlukan pertolongan darinya, maka ia akan berupaya membantu sesuai dengan kemampuannya. (4) Jika kau menawarkan berbuat baik kepadanya, maka ia akan menyambut dengan baik. (5) Jika ia memperoleh suatu kebaikan atau bantuan darimu, maka ia akan menghargai kebaikan itu. (6) Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik dari dirimu, maka akan berupaya menutupinya. (7) Jika engkau meminta sesuatu bantuan darinya, maka ia akan mengusahakannya dengan sungguh-sungguh. (8) Jika engkau berdiam diri (karena malu untuk meminta), maka ia akan menanyakan kesulitan yang kamu hadapi. (9) Jika bencana datang menimpa dirimu, maka ia akan berbuat sesuatu untuk meringankan kesusahanmu itu. (10) Jika engkau berkata benar kepadanya, niscaya ia akan membenarkanmu. (11) Jika engkau merencanakan sesuatu kebaikan, maka dengan senang hati ia akan membantu rencana itu. (12) Jika kamu berdua sedang berbeda pendapat atau berselisih paham, niscaya ia akan lebih senang mengalah untuk menjaga.

Walaupun sangat sukar mendapatkan orang yang sempurna, namun, sekurang-kurangnya kita mengetahui kriteria sahabat sejati. Semoga kita dapat berteman dengan orang-orang memenuhi kriteria di atas.

Quraish Shihab pernah menulis:

Tidak harus banyak teman agar engkau menjadi populer.
Singa sang raja hutan lebih sering berjalan sendiri.
Tapi kawanan domba selalu bergerombol.
Yang diperhitungkan bukan jumlah teman di sekelilingmu, akan tetapi banyak cinta dan manfaat yang di sekitarmu.

Wallahu a’lam bishawab

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.