Mengapa pamer?

Mengapa pamer? Apakah hanya ingin mencoba untuk membuat orang lain terkesan dan terpesona? Sifat pamer adalah fakta yang dapat kita perhatikan dimana orang dengan mudah dapat terhubung dengan aplikasi media sosial.

Saya memperhatikan ada orang yang menghabiskan waktunya untuk  membuat orang lain terkesan. Ingin memamerkan bahwa dia lebih hebat dari orang lain. Punya prestasi lebih baik dari orang lain. Lebih kaya dari orang lain. Lebih cantik dan gagah dari orang lain. Mungkin perasaan lebih baik dari orang lain tersebut membuat hidupnya lebih bahagia. Entahlah.

Namun, akan lebih bahagianya jika kita membebaskan diri dari perasaan lebih baik dari orang lain tersebut. Kita akan lebih merdeka, dan tidak terbebani dengan perasaan lebih baik tersebut. Apalagi jika prestasi tersebut adalah semu (pseudo achievement) bukan prestasi orisinal (real achievement). Ide pembebasan ini akan membuat hidup kita lebih bahagia.

Cara pamerpun bermacam-macam. Ada yang terang-terangan, ada yang terselubung. Yang terselubung dinamakan sebagai humblebrag. Misalnya pura-pura mengeluh padahal pamer.

humblebrag.png

pamer terselubung.png

 

 

Published by

Hadi Nur

An ordinary man living in Johor Bahru, Malaysia who likes to write anything. This is table of content of my blog posts.