Tuduhan dan fitnah

Apa yang perlu kita lakukan ketika difitnah?

Shalat istikharah untuk meminta bimbingan Allah cara yang tepat mengklarifikasi atau membela diri. Meladeni dan membantah terkadang justru membuka pintu keburukan untuk kita. Bisa jadi, klarifikasi tanpa menyebutkan tentang tuduhan mengenai dirinya dan tanpa menyebutkan nama penuduh akan banyak memberikan manfaat untuk umat.

Yakinlah musibah tuduhan merupakan kebaikan untuk Anda. Si penuduh yang merugi karena dia telah melakukan kejahatan dan berhak memperoleh azab-Nya. Allah berfirman, “…. Janganlah kamu mengira berita (bohong) itu buruk bagi kamu, bahkan itu baik bagi kamu. Setiap orang dari mereka akan mendapatkan dosa yang diperbuatnya ….” (QS: an-Nur: 11).

Fitnah adalah salah satu daripada sifat yang sangat keji. “Fitnah itu lebih bahaya daripada pembunuhan” (QS: al-Baqarah: 191). Firman-Nya lagi yang bermaksud, “Jangan kamu ikuti setiap orang yang banyak bersumpah lagi hina; yang banyak mencela; yang gemar menyebarkan fitnah” (QS: al-Qalam: 10-11).

Semoga kita menjadi orang yang takut kepada Allah dengan tidak mudah menuduh orang lain tanpa bukti dan dapat menyikapi dengan bijaksana saat mendapat fitnah.

Ketika merujuk kepada Google, dan mencari perkataan ‘fitnah’, akan keluar arti perkataan fitnah dan juga penggunaan kata ini dari tahun 1800 sampai tahun 2010. Ternyata kata ini meningkat penggunaannya. Saya tidak tahu apakah ada hubungannya dengan jumlah orang yang banyak membuat fitnah di akhir zaman ini.

Wallahu a’lam bis-shawab

fitnah.png

Rujukan
https://khazanah.republika.co.id/berita/dunia-islam/hikmah/13/09/13/mt23by-8-sikap-hadapi-fitnah-dan-tuduhan

Published by

Hadi Nur

An ordinary man living in Johor Bahru, Malaysia who likes to write anything. This is table of content of my blog posts.