Menunaikan ibadah Haji (2 – 21 September 2016)

Alhamdullilah, saya dan istri sangat bersyukur dapat menunaikan ibadah Haji pada tahun 2016 menggunakan fasilitas Haji Luar Negeri yang dikelola oleh Koperasi Sejahtera, Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Jeddah, Kerajaan Arab Saudi.

29651799421_385f6a51e4_h

Di bawah ini adalah foto-foto ketika menunaikan ibadah Haji dari 2 sampai 21 September 2016.

Hajj 2016

Di bawah ini adalah kronologi perjalanan saya dan istri menunaikan naik haji tahun 2016. Sungguh perjalanan yang sangat bermakna dalam hidup kami. Alhamdullilah

Pengalaman mendapatkan visa haji merupakan pengalaman yang luar biasa. Walaupun kami tinggal di Johor Bahru, Malaysia, akhirnya kami mendapatkan visa haji dari Kedutaan Arab Saudi di Singapura dua hari sebelum berangkat pada tanggal 2 September 2016.

[Kronologi akan di update dari waktu-waktu. Banyak orang yang membantu kami dalam perjalanan kami]

CERITA SEBELUM HAJI (9 Mei – 31 AGUSTUS 2016)
9 Mei 2016 Saya dan istri menemui Pak Taufiqur Rijal, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Johor Bahru untuk memberitahu beliau bahwa kami berniat mengikuti program haji yang diselenggarakan Haji Luar Negeri melalui Koperasi Sejahtera yang dikelola oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah. Istri saya memulai chatting dengan Pak Ivan di Jeddah, yang menguruskan Haji Luar Negeri. Tanggal 11 Mei 2016 baru dibalas.
10 Mei 2016 Menambah nama orang tua di paspor. Terima kasih Pak Ridwan Prawira Kusumah yang telah membantu pengurusan paspor.
11 Mei 2016 Istri saya mulai chatting dengan Pak Safrizal Nugraha dari KJRI bagaimana kemungkinan mengurus visa, Pak Safrizal Nugraha telah menunaikan haji pada tahun 2014, beliau dan istri adalah kloter pertama dari Johor Bahru yang berhasil pergi. Sehingga sekarang beliau adalah panitia keberangkatan haji di KJRI Johor Bahru.
12 Mei 2016 Kami mulai menghubungi Saudia Airlines di Singapura untuk booking tiket. Kami booking untuk keberangkatan tanggal 2 September 2016 dari Singapore ke Jeddah dan pulangnya 21 September 2016 dari Jeddah ke Kuala lumpur,  Diberi waktu sebulan untuk melunasi. Semua diatur pak Osman selaku manajer Saudia Airlines di Singapura.
14 Mei 2016 Kami pergi ke Klinik Kamal di sebelah Kompleks Tan Sri Mohamed Rahmat untuk mendapatkan vaksin maningitis, ini syarat visa juga. Berlaku sampai 5 tahun. Insya Allah ada rezeki sebelum tahun 2019 dapat pergi kembali ke Baitullah.
24 Mei 2016 Dimaklumkan bahwa masyarakat biasa yang ingin berhaji harus mengurus visa sendiri melalui agen, dan pegawai KJRI visanya diurus KBRI di Kuala Lumpur. Pak Safrizal banyak membantu kami dan beliau yang mencarikan travel agent untuk menguruskan visa.
31 Mei 2016 Kami membuat bank draft sebagai syarat permohonan visa masing-masing sebesar USD 300 di Bank CIMB UTM.
1 Juni 2016 Semua pesyratan visa sudah lengkap dan dihantar ke Pak Safrizal. Kami pergi ke Singapore untuk membayar tiket Saudi Airlines.
30 Juni 2016 Pembayaran biaya haji ke Koperasi Sejahtera yang dikelola oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah. Dr. Ardiyansyah telah membantu kami mentransfer ke Jeddah karena paspor kami disimpan oleh Travel Agent yang menguruskan visa.
19 Agustus 2016 Visa Haji yang diuruskan oleh Travel Agent ditolak karena mereka terlambat menghantar permohonan ke Kedutaan Arab saudi di Kuala Lumpur.
21-24 Agustus 2016 Saya pergi seminar ke Serawak tanpa paspor, karena paspor kami disimpan oleh Travel Agent.
22 Agustus 2016 Semua dokumen permohonan haji diserahkan kembali kepada kami. Dr. Ardiansyah telah berbaik hati mengambilkannya dari Kuala Lumpur karena kebetulan beliau sedang di Kuala Lumpur. Tetapi Pembayaran biaya haji ke Koperasi Sejahtera yang dikelola oleh Konsul Jenderal Republik Indonesia di Jeddah. Dr. Ardiyansyah telah membantu kami mentransfer ke Jeddah karena paspor kami disimpan oleh Travel Agent yang menguruskan visa. Setelah dilihat, ternyata buku nikah dan buku vaksin saya tidak ada dalam dokumen yang diserahkan.
24 Agustus 2016 Bertemu dengan H. Hanif, staf Travel Agent yang menguruskan visa. Beliau akan mencoba sekali lagi memohon ke Kedutaan Arab Saudi di Kuala Lumpur. Kami serahkan juga kepada beliau surat surat rekomendasi dari KJRI. Dokumen diserahkan di Tol Yong Peng.
25 Agustus 2016 En. Saiful ‘Adli Mohd Noh, penolong pendaftar CSNano UTM, membantu menghubungkan saya dengan H. Muhamad Muszaki (An Najwa Travel & Tours Sdn Bhd), yang biasa menguruskan visa naik haji. Beliau salah satu agen yang diiktiraf oleh Kedutaan Saudia Arabia di Kuala Lumpur. Ternyata pula KBRI Kuala Lumpur memakai jasa beliau juga untuk menghantar visa. Dengan berbekalkan surat dari UTM, kami kembali ke Kuala Lumpur untuk mengambil dokumen dari H. Hanif di KLIA dan menyerahkannya ke H. Muhamad Muszaki. Sewaktu dalam perjalanan ke KL, di perhentian Tol saya bertemu dengan En. Md. Yani Kasiren, staf UTM International. Beliau menyarankan saya mengubungi Badr, ketua persatuan mahasiswa Arab Saudi di UTM untuk minta pertolongan karena Badr kenal dengan orang-orang di Kedutaan Arab Saudi di Kuala Lumpur.
26 Agustus 2016 Kami sampai di KL dan pagi hari kami menyerahkan dokumen kepada H. Muhamad Muszaki. Beliau memasukkan permohonan secara online dan menyerahkan permohonan ke Kedutaan Arab Saudi. Siangnya kami diberitahu oleh H. Muhamad Muszaki bahwa permohonan kembali ditolak dengan alasan kuota tidak ada. Setelah menerima berita ini, saya mengirimkan whatsapp kepada Badr yang sedang menunaikan ibadah haji di Mekkah untuk meminta bantuan. Alhamdullilah beliau membalas dan menyuruh saya menghubungi Mr. Ezzat, kenalan beliau di Kuala Lumpur, yang dapat bertemu langsung dengan Mr. Eisa Abdulrahman Almaliki, Ketua Konsular di Kedutaan Arab Saudi Kuala Lumpur. Kami pulang ke Johor Bahru, dan akan kembali ke KL mengurus visa dengan bantuan Mr. Ezzat.
27 Agustus 2016 Adik istri saya, Rizqi Yani Prasetia, dan anak beliau, Queena Naurah Arum Azalia, sampai di Johor Bahru. Mereka datang untuk menemani Fahima Zikra jika kami naik haji. Siang hari kami kembali ke Kula Lumpur untuk bertemu dengan Mr. Ezzat.
29 Agustus 2016 Sampai di Kuala Lumpur ternyata Mr. Ezzat mengatakan beliau tidak dapat bertemu dengan Mr. Eisa Abdulrahman Almaliki, Ketua Konsular di Kedutaan Arab Saudi Kuala Lumpur. Akhirnya kami memutuskan pulang ke Johor Bahru karena mendapat berita Pak Osman, staf di Saudia Airlines di Singapore akan mencoba menolong untuk menghubungi Kedutaan Besar Arab Saudi di Singapura.
30 Agustus 2016 Kami berangkat ke Singapura untuk bertemu dengan Pak Osman dan mencoba keberuntungan mendapatkan visa dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Singapura. Alhamdullilah! Kami mendapatkan visa dari dari Kedutaan Besar Arab Saudi di Singapura.
31 Agustus 2016 Kami mengambil visa yang sudah ditempel di paspor di Kedutaan Besar Arab Saudi di Singapura dan pulang ke Johor Bahru.
1 September 2016 KJRI Johor Bahru mengundang kami untuk doa bersama dan pelepasan haji dari Johor Bahru.
2 September 2016 Kami berangkat ke Jeddah menggunakan Saudia Airlines dari Changi Airport, Singapura. Malam hari, pesawat kami sampai di Jeddah dan disambut oleh staf KJRI Jeddah.
IBADAH HAJI (2 – 21 SEPTEMBER 2016)
2 – 21 September 2016 Tanggal 2 September 2016, hari bersejarah buat kami. Karena itu, kami tak ingin hari berlalu begitu saja tanpa makna. Perjalanan haji kami sangat singkat tidak seperti haji-haji yang lain. Dua puluh saja, dihitung dengan perjalanan pulang dan pergi. Karena wajib haji hanya 1 minggu. Arafah satu hari, Mina 3 hari dan mabit pun kami tidak sampai menginap tapi bermalam saja. Menginap dan bermalam lain. Menginap tidur disana bermalam menunggu waktu berakhirnya tengah malam. Haji kami Haji Tamattu’. Haji Tamattu’ adalah mendahulukan umrah dari ibadah haji. Yaitu memakai ihram dari miqat dengan niat umrah pada musim haji, setelah tahallul, memakai ihram lagi dengan niat haji pada hari Tarawiah (8 Zulhijah).

Di bawah ini adalah foto-foto perjalanan haji kami. Alhamdullilah

IMG_0015

 

Istri saya telah menuliskan perjalanan haji ini secara lengkap.

http://hadinur.com/terry3/2018/03/

Published by

Hadi Nur

Currently, I and my family enjoy living in Johor Bahru area and are glad that we made the move.