Mengapa saya me-‘reject’ manuskrip di jurnal?

Dalam 2 tahun ini, sebagai reviewer di beberapa jurnal dalam bidang Catalysis yang diterbitkan oleh Elsevier, saya telah merekomendasikan untuk me-reject hampir 80% manuskrip (dari sekitar 30 manuskrip) yang dikirim kepada saya oleh editor. Kebanyakan manuskrip yang dikirim tersebut berasal dari universitas-universitas di Cina. Saya tidak tahu, apakah ini karena kebetulan atau memang jumlah manuskrip dari universitas dari Cina itu sangat banyak. Namun, saya juga menemukan beberapa manuskrip dari universitas ternama yang tidak berkualitas — yang terpaksa di-reject.

Ini alasan yang membuat saya tidak menerima manuskrip-manuskrip tersebut untuk dipublikasikan:
Originality. Biasanya dalam paper yang tidak original, arah dan hasil analisisnya sangat mudah ditebak.
Speculation. Banyak analisis dan kesimpulan tidak didukung oleh data-data yang lengkap dan akurat sehingga jump into conclusion.
Logic. Kadang-kadang teknik analisis yang digunakan tidak tepat dan juga tidal logic dalam menganalisis data.

Published by

Hadi Nur

I enjoy living in Johor Bahru area and always seek the truth.

2 thoughts on “Mengapa saya me-‘reject’ manuskrip di jurnal?”

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s