Zaman fitnah

Apakah ini bukti bahwa zaman sekarang adalah zaman fitnah? Ya, karena zaman sekarang fitnah sangat mudah tersebar tanpa terkendali melalui fasilitas internet.

Meyakini kematian

“Kita semua telah meyakini kematian, tetapi kita tidak melihat orang yang bersiap-siap menghadapinya! Kita semua telah meyakini adanya surga, tetapi kita tidak melihat orang yang beramal untuknya! Kita semua telah meyakini adanya neraka, tetapi kita tidak melihat orang yang takut terhadapnya! Maka terhadap apa kamu bergembira? Kemungkinan apakah yang kamu nantikan? Kematian! Itulah perkara pertama kali yang akan datang kepadamu dengan membawa kebaikan atau keburukan. Wahai, saudara-saudaraku! Berjalanlah menghadap Penguasamu (Allah) dengan perjalanan yang bagus.”

— Mukhtashar Minjahul Qashidin, halaman 483, tahqiq: Syaikh Ali bin Hasan Al Halabi

Tipe manusia

Kita memerlukan manusia yang paripurna, manusia yang memiliki cinta, cita-cita dan juga daya cipta. Tanpa cinta, manusia itu fanatik (bigot), dan tidak dapat hidup dengan harmoni dengan manusia yang lain, dan sukar menerima perbedaan.

Do’a kepada Allah

“Ya Allah, berikanlah aku kekuatan untuk mengubah apa yang dapat aku ubah. Ya Allah, berikanlah aku kesabaran untuk segala sesuatu yang tidak dapat aku ubah. Dan, berikanlah aku kebijaksanaan untuk dapat membedakannya.”

— Do’a untuk usaha dan kesabaran

Akademi Profesor Malaysia

Walaupun sudah 10 tahun menjadi profesor di UTM, baru sekarang menjadi anggota Pertubuhan Akademi Profesor Malaysia. Kenapa? Karena organisasi ini umurnya baru dua tahun yang diletakkan di bawah Kementerian Pendidikan Malaysia.

Hindari orang yang iri

“Jangan pernah memposting prestasi Anda di media sosial. Posting hal-hal yang lucu-lucu saja sehingga mereka akan mengira Anda tidak punya prestasi. Orang membenci dan cemburu pada prestasi anda! Hindarilah! Iri adalah sifat manusia.”

—— Dari manusia yang pernah jadi korban dari hasad dan dengki. Semoga Allah SWT melindungi kita dari manusia yang hasad dan dengki (QS 113:5).

Gigi berlubang

Setelah di X-ray, baru ketahuan bahwa gigi bawah saya telah berlobang. Alhamdullilah sudah ditambal. Selama ini tidak nampak karena lobangnya tidak nampak dari atas.

Ingat kematian

Gus Baha mengatakan bahwa selalu mengingat mati tidak selalu baik, terutama untuk orang-orang yang sedang menuntut ilmu. Namun hal ini tidak dapat dihindari ketika membaca dan mengetahui ada orang yang dikenal meninggal dunia, apalagi orang tersebut memberikan kesan dan inspirasi yang baik kepada orang lain.

Walaupun sudah diketahui, namun pesan Rasullulah ini perlu selalu diingat.

Dari Abu Huhairah RA, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda: “Apabila seseorang anak Adam itu meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara: sedekah jariah, ilmu yang dimanfaatkan dengannya dan anak soleh yang mendoakan untuknya”.

Ini yang perlu kita kejar sebenarnya karena kehidupan yang abadi ini bukanlah kehidupan di dunia ini.