Maafkan karena menolak

Pagi ini, sebagai editor jurnal, saya telah menolak empat paper tanpa mengirimkannya kepada reviewer. Maafkan saya karena saya tidak ingin dunia ini dipenuhi dengan informasi-informasi dari hasil penelitian yang tidak bermutu.

Screen Shot 2019-06-10 at 9.10.15 AM.png

Kehidupan dunia ini hanyalah permainan

Kehidupan dunia ini hanyalah permainan

“Dan kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan senda gurau. Sedangkan negeri akhirat itu, sungguh lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Tidakkah kamu mengerti?” [Surah Al-An’am ayat 32]

“Dan kehidupan dunia ini hanya senda-gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui.” [Surah Al-Ankabut ayat 64]

“Sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan senda gurau. Jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta hartamu.” [Surah Muhammad ayat 36]

Keburukan diri sendiri

Dalam sebulan terakhir ini, saya mendapat pengalaman yang sangat penting dalam hidup saya, yaitu difitnah. Namun kita mesti percaya bahwa sebesar-besar keaiban (keburukan) adalah ketika kita mengira keburukan orang lain, sedangkan keburukan itu terdapat dalam diri kita sendiri. Alhamdullilah, walaupun saya terkejut dan sama sekali tidak menyangka bahwa orang tersebut memfitnah saya, namun saya yakin Allah SWT maha kuasa dan maha adil.

Agama Islam mengajarkan kita untuk memaafkan orang yang berbuat jahat kepada kita. Maafkan, maafkan dan maafkan.

fitnah.png

“Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang.” (Surah Al-Hujurat [49:12])