Riya’ kreatif

riya dan sombong

Maksud “kreatif” dalam perbuatan riya’ dan menyombongkan diri adalah berkaitan dengan cara-cara yang kreatif untuk menutupi seolah-oleh perbuatan tersebut bukan riya’ dan sombong. Sebagai contoh, bersikap rendah diri padahal tujuan merendahkan diri sebenarnya ingin dipuji oleh orang lain. Cara-cara seperti ini biasanya sukar untuk diketahui oleh orang lain, kecuali oleh orang itu sendiri.

Kebenaran

“Pandangan kita dalam melihat dunia sangat terbatas. Kita harus sadar bahwa apa yang kita lihat adalah hanyalah sebahagian yang kecil dari kebenaran. Jadi janganlah merasa diri selalu benar.”

Status ini ada hubungannya dengan profesi saya sebagai guru, walaupun lebih banyak tahu tetapi belum tentu benar. Juga berkaitan dengan peristiwa politik yang terjadi di rantau ini. Walaupun banyak membaca berita di media massa, tetapi belum tentu berita tersebut benar.

definitivo-topo-unico_orig

Gambar di atas dilukis oleh Marco Melgrati yang menggambarkan bahwa apa yang dilihat oleh kucing tidak menggambarkan hal yang sebenarnya.

Cara memandang

Saya selalu menasehati diri sendiri dan mahasiswa-mahasiswa saya, bahwa bagaimana cara kita memandang hidup dengan semua permasalahannya adalah sangat penting. Kita harus pandai memandang sesuatu dengan melihat esensinya atau hikmahnya. Walau esensi atau hikmah tersebut sukar untuk dilihat dan dipahami, namun sekurang-kurangnya kita selalu berusaha kearah itu dengan menggunakan intelektualitas yang kita punyai — walau itu terbatas.