Kisah singa tua

Saya terinspirasi dari sebuah artikel tentang kisah singa tua yang saya baca dari sebuah sumber dari internet yang ditulis dalam bahasa Inggris dan saya terjemahkan menggunakan Google Translate. Di bawah ini adalah cerita tersebut.

Singa, sang raja binatang, pasti akan mati mengenaskan tidak peduli berapa lama dia hidup. Dunia adalah apa adanya yang seringkali dirasakan kejam. Namun itulah kehidupan di dunia. Ketika mereka dalam kondisi terbaiknya, mereka memerintah, mengejar mangsa, menangkap, melahap dan menelan mereka sambil meninggalkan remah-remah mereka untuk hyena. Namun, usia datang dengan cepat.

Singa yang lebih tua tidak bisa berburu, membunuh, atau melindungi diri mereka sendiri. Sampai kehabisan keberuntungan, ia berkeliaran dan mengaum, menggerogoti, dan mengerang. Hyena akan menyudutkannya, menggigitnya, dan memakannya hidup-hidup. Dia bahkan tidak diizinkan mati sebelum dipotong-potong.

Pelajaran dari kisah ini. Hidup ini singkat. Kekuasaan bersifat sementara. Daya tarik fisik memudar dengan cepat. Kita dapat mengamati hal ini di alam dan juga dalam kehidupan kita. Siapa pun yang hidup cukup lama pada akhirnya akan menua dan menjadi sangat rentan.

Sumber foto: Caters News Agency
Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.