Prof. Michio Matsumura

Kali ini saya menulis mengenai seorang ilmuwan dari Osaka University yang saya kenal sejak tahun 2006 yang sudah pensiun sejak delapan tahun yang lalu (2014). Beliau adalah Prof. Michio Matsumura, mantan Profesor dan Direktur Research Center for Solar Energy Chemistry, Osaka University. Saya mengenal beliau karena teman saya, Shigeru Ikeda (sekarang profesor di Konan University), pada waktu itu adalah associate professor di laboratorium beliau di Osaka University.

Pada tahun 2006, saya mengundang beliau ke Universiti Teknologi Malaysia (UTM) sebagai keynote speaker di Annual Fundamental Science Seminar (AFSS) yang diorganisir oleh Ibnu Sina Institute for Fundamental Science Studies, UTM. Ini adalah pertama kali beliau datang ke Malaysia, dan beliau langsung tertarik bekerjasama dengan UTM, sehingga MoU antara Graduate School of Engineering Science, Osaka University dan UTM ditandatangani pada tahun 2008. MoU tersebut masih aktif sampai sekarang setelah disambung beberapa kali.

Sejak MoU ditandatangani, mulailah Graduate School of Engineering Science, Osaka University, melalui Prof. Matsumura, mengirimkan profesor mereka hampir setiap tahun ke UTM. Prof. Matsumura juga telah menerima mahasiswa M.Sc. saya, Yun Hau Ng (sekarang associate professor di City University of Hong Kong) sebagai mahasiswa Ph.D. beliau di Osaka University.

Foto saya dengan Prof. Michio Matsumura dalam rentang waktu 2006 – 2014 ketika kami bertemu di Malaysia dan Jepang. Beliau pensiun dari Osaka University pada tahun 2014.

Saya juga beberapa kali diundang oleh beliau ke Osaka University, diantaranya adalah sebagai invited speaker di 11th Symposium of Research Center for Solar Energy Chemistry pada tahun 2013.

Buku abstrak 11th Symposium of Research Center for Solar Energy Chemistry pada tahun 2013. Saya diundang sebagai invited speaker dalam simposium ini.

Foto Fahima Zikra, anak bungsu saya, di slide terakhir kuliah saya di Graduate School of Engineering Science, Osaka University.

Pada simposium itu, saya baru tahu bahwa beliau adalah diantara orang yang paling awal melakukan penelitian dalam bidang dye sensitized solar cell. Hal ini dapat dibaca dari publikasi beliau pada 3 Juni 1976 di Nature dengan judul “Dye sensitised zinc oxide: aqueous electrolyte: platinum photocell“. Seperti yang banyak diketahui oleh peneliti dalam bidang energi, tokoh yang sangat terkenal dalam bidang ini adalah Prof. Michael Grätzel, profesor di Écolee Polytechnique Fédérale de Lausanne.

Prof. Grätzel memelopori penelitian tentang energi dan reaksi transfer elektron dalam bahan mesoscopic dan aplikasi optoelektroniknya. Dia bersama dengan Brian O’Regan menemukan sel Grätzel pada tahun 1988. Beliau telah diisukan beberapa kali dinominasikan sebagai kandidat penerima hadiah Nobel dalam bidang kimia. Dari percakapan teman-teman yang diundang pada simposium itu, teman-teman dari Jepang mengatakan jika Prof. Grätzel menerima hadiah Nobel, Prof. Matsumura juga layak menerimanya bersama Prof. Grätzel.

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.