Kedunguan

“Orang yang pintar adalah orang yang sadar bahwa dirinya adalah manusia yang mempunyai keterbatasan. Orang yang bodoh adalah orang yang merasa dirinya pintar dan mengatakan orang lain dungu.”

Ini adalah pendapat saya setelah melihat ada orang yang mengatakan orang lain itu dungu, seakan-akan perkataan itu ditujukan pada dirinya sendiri. Ibarat menunjuk dengan jari telunjuk sedangkan tiga jari lagi menunjuk dirinya sendiri. Padahal diri dia yang sebenarnya dungu.

Menunjuk orang dengan jari telunjuk, padahal tiga jari yang lain menunjuk diri sendiri.

Kita perlu menyadari bahwa orang pintar (yang IQ-nya tinggi) juga melakukan hal-hal bodoh. Kita seringkali melihat orang yang pintar melakukan kesalahan yang paling sederhana. Seringkali kita melihat orang yang memiliki IQ tinggi tetapi tidak memiliki akal sehat. Ini hal yang biasa.

Memiliki skor IQ yang tinggi bukan berarti seseorang itu pintar. Tes IQ hanya menangkap kecerdasan analitis, yaitu kemampuan untuk memperhatikan pola dan memecahkan masalah analitis. Sebagian besar tes IQ mengabaikan kecerdasan kreatif dan praktis. Kecerdasan kreatif adalah kemampuan kita untuk menghadapi situasi baru. Kecerdasan praktis adalah kemampuan untuk menyelesaikan sesuatu. Orang yang hanya pandai berkata-kata dan bersilat lidah dengan cerdas mungkin memiliki kecerdasan kreatif dan praktis yang rendah. Oleh karena itu, kita sering melihat ada orang yang cerdas tetapi tidak kreatif dan tidak memiliki kemampuan praktis. Jadi kesimpulannya adalah, jangan sombong dan angkuh. Kita hanyalah manusia yang banyak memiliki kelemahan.

Wallahu a’lam bishawab

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.