Hat-trick dalam sains

Foto saya di depan kamar Max Planck di Humboldt University of Berlin.

Seperti yang telah diketahui istilah hat-trick sering digunakan dalam dunia olah raga, yaitu hat-trick adalah pencapaian prestasi sebanyak tiga kali dalam sebuah pertandingan olah raga, atau pencapaian lain berdasarkan angka tiga. Beberapa hari yang lalu saya memberikan ceramah mengenai sains kontekstual di Universitas Negeri Semarang (UNNES) dan saya menceritakan bahwa istilah hat-trick ini juga dapat kita aplikasikan dalam sains. Penjelasan ini diceritakan oleh sensei saya, Prof. Bunsho Ohtani, ketika beliau berkunjung ke UTM beberapa tahun yang lalu.

Apa “hat-trick” dalam sains? Hat-trick dalam sains adalah ketika “nama” saintis tersebut dicatat dalam penghargaan, misalnya hadiah Nobel, nama dalam reaksi atau prinsip, unit, nama dari organisasi atau jurnal, atau kata sifat. Max Planck adalah contoh orang yang telah menciptakan hat-trick yang sains karena beliau telah mengukirkan namanya dalam tiga hal ini:

Perlu dicatat bahwa hat-trick adalah penghargaan terhadap seseorang yang telah memberikan kontribusi besar dalam sains, bukan orang yang bersangkutan yang meletakkan namanya sendiri dalam reaksi atau prinsip, unit, nama dari organisasi atau jurnal, atau kata sifat tersebut. Saya tersenyum dan merasa geli kita mengetahui ada orang yang secara sengaja meletakkan nama mereka sendiri kepada hasil riset mereka. Ini hal yang tidak lazim dalam dunia ilmiah.

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.