Zakat dan kalender Islam

Selamat menyambut awal Muharram 1443 Hijriah

Hari ini 1 Muharram 1443 H adalah hari libur di Malaysia. Terasa bahwa kalender Islam adalah penting. Ketika sedang duduk di ruang kerja saya di rumah, terlihat sebuah buku yang dikarang oleh Dr. Tono Saksono. Buku ini dihadiahkan oleh Dr. Tono kepada saya ketika bertemu dengan beliau setelah selesai viva-voce yang melelahkan Dr. Pratama Jujur Wibawa pada 18 Maret 2015 di Universiti Tun Hussein Onn Malaysia (UTHM) sambil makan Tom Yam di depan kampus UTHM. Terima kasih Pak Tono! Waktu itu Pak Tono adalah dosen di UTHM. Saya kembali membaca secara sekilas buku ini.

Buku ini menarik karena karena menjelaskan kepentingan kalender Islam. Dalam keadaan dunia yang dikuasai oleh sistem ekonomi kapitalis, umat Islam telah melupakan kalender Islam sebagai dasar dalam sistem akuntansi bisnis mereka. Menurut Pak Tono, penggunaan kalender Masehi (Gregorian) ternyata merugikan karena akan mengakibatkan akumulasi defisit pembayaran zakat. Untuk itu, pembayaran zakat perlu mengikuti kalender Islam karena kalender Masehi lebih panjang 10-11 hari setiap tahunnya dibanding dengan jumlah hari dalam kalendar Islam. Buku ini menyadarkan kita bahwa kita perlu membersihkan harta dengan zakat secara murni, yaitu dengan menggunakan patokan kalendar Islam dalam pembayaran zakat.

Rujukan: https://www.amazon.com/ (dengan biodata Dr. Tono Saksono)

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.