Akibat keserakahan

Ini adalah ilustrasi halaman depan majalah The Economist yang terbit pada 24 Juli 2021. Tidak ada tempat yang selamat ketika suhu dunia naik 3oC.

Naiknya suhu dunia diyakini yang menyebabkan banjir di Eropa, dan banjir di Cina. Kita melihat mobil mengapung seperti ikan mati melalui jalan-jalan yang berbelok ke kanal di kota Zhengzhou, Cina. Seluruh dunia merasa dalam bahaya. Emisi gas rumah kaca telah menyebabkan planet hangat lebih dari 1°C (1,8°F). Jika emisi terus berlanjut, hal yang lebih buruk mungkin akan terjadi.

Mengapa ini terjadi?

Setelah saya membaca kolom opini yang berjudul “No safe place” di majalah The Economist (yang bisa dibaca dengan mengklik gambar di atas), saya berpikir bahwa keserakahan manusialah yang menyebabkan semua ini. Saya pernah menulis mengenai ini pada 1 Desember 2017 pada sehelai kertas ketika di Surabaya.

“Jika kita telah dikuasai oleh pikiran kapitalisme, segala sesuatu akan didorong oleh budaya memiliki bukan budaya membagi atau memberi yang akhirnya akan menghasilkan sifat-sifat serakah, bangga, riya’, dan menjajah.”

— Hadi Nur (1 Desember 2017 di Surabaya)

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

This blog is mainly written for my own purposes. There has never been any claim that this is an original work.