Syahadat

Pagi ini saya mendengar ceramah Prof. Quraish Shihab mengenai syahadat. Ini keterangan beliau.

Syahadat yaitu ucapan “Ayshadu Alla ilaha illallah wa ayshadu Anna Muhammadarrasulullah” yang artinya “Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya“.

Dalam syahadat itu terdapat penafian bahwa tiada tuhan selain Allah. Jadi, kalau kita ingin mencapai kebenaran dari segala sesuatu, hilangkan dulu (nafikan dulu) segala sesuatu kemudian baru cari kebenaran. Hal ini supaya kita tidak dipengaruhi oleh ide-ide sebelumnya yang sudah tertanam dalam pikiran kita — supaya kita tidak subjektif. Kedua, sebelum menetapkan hal-hal yang baik, singkirkan terlebih dahulu hal-hal yang buruk. Menyingkirkan yang buruk lebih utama daripada pada menghiasi diri dengan hal yang baik. Prof. Quraish Shihab memberi contoh, lebih baik mandi daripada pakai parfum tapi tidak mandi.

Apa hikmah jika dikaitkan dengan dunia riset yang saya geluti?

Jika hal ini diaplikasikan dalam dunia penelitian (riset), untuk mendapatkan ide-ide yang baru dan mencari kebenaran, kita perlu menyingkirkan dari ide-ide lama yang sudah tertanam dalam pikiran. Kemudian, untuk mencari kebenaran, kita perlu membuang data yang dari hasil eksperimen yang tidak benar, supaya didapatkan kesimpulan yang benar.

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

My name is Hadi Nur, a professor at Universiti Teknologi Malaysia (UTM) and an adjunct professor at Universitas Negeri Malang (UM). I can be reached easily online. Here, the table of content of my blog posts and search what you are looking for here.