Didik muridmu menjadi orang yang merdeka

Hampir 17 tahun saya berkarir sebagai seorang dosen, hari ini, Rasidah Razali, mahasiswa Ph.D. saya yang ke-31 yang saya bimbing, selesai ujian akhir. Sebagai seorang dosen, saya banyak belajar dari pengalaman mereka dalam menyelesaikan Ph.D. mereka. Ada diantara mereka yang lambat menyelesaikan Ph.D. karena ada masalah keluarga dan juga keuangan. Saya mesti sabar dan mesti menyusun strategi bagaimana supaya mereka dapat lulus.

Saya sadar bahwa karakter setiap mahasiswa yang dibimbing itu tidak sama. Individu yang unik. Mereka berbeda karena datang dari latar belakang yang berbeda-beda. Kita kadang-kadang lupa, bahwa kita perlu menghormati dan menghargai keunikan individu, dan berusaha untuk mengeksplorasi kepribadian individu tersebut supaya mereka dapat berprestasi. Kita perlu menciptakan lingkungan yang mempromosikan nilai pribadi dan keunikan, rasa hormat, kejujuran, kemandirian, keterlibatan dan harapan.

Kadang-kadang, hanya karena untuk menghasilkan angka-angka, seperti impact factor, h-index, naik pangkat dan lain sebagainya, yang hanya bersifat jangka pendek, kita mengorbankan tujuan jangka panjang dan mulia dalam mendidik manusia, hanya untuk keberhasilan semu. Mahasiswa perlu dididik untuk menjadi orang yang merdeka, kreatif, dapat berpikir sendiri dan mempunyai integritas moral yang tinggi.

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

Get in touch with me online. This blog has a table of content and mainly written for my own purposes and based on "Google here, Google there." There has never been any claim that this is an original work. You can use the customized search engine to search for anything on this website.