Keperluan dan kepentingan logika

Logika yang kuat sangat diperlukan oleh semua orang. Para peneliti dan saintis adalah orang yang biasanya mempunyai logika atau nalar yang kuat karena selalu terlatih menyelesaikan masalah dengan cara yang sistematis yang didasarkan kepada metodologi penelitian. Pekerjaan seorang peneliti atau saintis, jika tidak logis dan tidak memenuhi kaedah saintifik, akan sukar diterima oleh dunia akademis atau komunitas bidang keilmuan yang mereka ceburi. Bagaimana jika salah? Ianya akan terkoreksi dengan sendirinya karena sifat dari ilmu pengetahuan adalah semua hasil yang dilaporkan dan dipublikasikan akan diteruskan atau diuji atau dikembangkan oleh saintis atau peneliti yang lain.

Yang menjadi masalah besar adalah jika pemimpin, apalagi pemimpin organisasi yang besar atau bahkan kepala negara (presiden) melakukan hal-hal yang tidak logis. Oleh karena itu, kekuatan penalaran atau logika yang baik sangat diperlukan oleh pemimpin. Saya memperhatikan ada calon pemimpin yang kurang logikanya, sampai tidak dapat membayangkan dan mengukur secara matematis dengan akal sehat berapa jumlah orang yang mungkin berkumpul dalam area yang luasnya sekitar seratus hektar.

Untuk menjadi pemimpin, memiliki logika yang baik saja tidak cukup, dia harus memiliki perspektif yang baik dalam memandang masalah. Disamping itu, dia perlu bijaksana dan memiliki emosi yang stabil. Sangat berbahaya jika memiliki pemimpin yang tidak stabil emosinya dan kurang daya nalarnya.

Published by

Hadi Nur

An ordinary man living in Johor Bahru, Malaysia who likes to write anything. This is table of content of my blog posts.