Diskusi berlanjut

Tadi malam saya diberitahu oleh Dr. Surjani Wonorahardjo, dosen kimia di Universitas Negeri Malang bahwa tulisan saya di KOMPAS yang berjudul “Rasionalisasi pendidikan tinggi” pada 5 Mei 2018 ditanggapi oleh Dr. Elisabeth Rukmini dengan tulisannya yang berjudul “Cermin dibelah” pada 11 Mei 2018.

Setelah saya baca, kelihatan bahwa masih banyak pekerjaan yang mesti dilakukan oleh pemerintah untuk membenahi pendidikan tinggi di Indonesia. Tulisan saya adalah komentar pada bagian hulu dari sistem pendidikan tinggi, yaitu mengenai arah dan landasan yang kukuh yang berbasiskan keindonesiaan, sedangkan tulisan Dr. Elisabeth Rukmini adalah mengenai asesmen yang merupakan bagian hilir dari sistem pendidikan. Menurut saya, asesmen hanyalah akan berfungsi sebagai asesmen saja jika bahagian hulu seperti menentukan arah tuju pendidikan Indonesia tidak dipikirkan terlebih dahulu melalui pembuatan blueprint pendidikan tinggi Indonesia.

cermin dibelah

 

Published by

Hadi Nur

I enjoy living in Johor Bahru area and always seek the truth.