Permanent present tense

Buku ini mungkin sangat penting bagi orang yang berminat dengan meditasi transendental, yang dipercayai dapat menghilangkan stress dan meningkatkan gairah hidup dengan alami. Namun, sebagai seorang muslim saya tidak perlu ini, karena shalat yang diperintahkan dan wajib dilaksanakan dalam ajaran Islam sudah mencakup semua ini.

Setelah lobus temporal (temporal lobe) dalam otak manusia dibuang, manusia dapat menjadi “present present present tense“, atau “hidup pada saat ini”, karena tidak dapat mengingat masa lalu (lupa yang permanen), sehingga manusia kehilangan fakta eksistensial kehidupan — bahwa manusia hidup di antara masa lalu dan masa depan, dan akhirnya mati. Pesan yang paling penting adalah ilmu neuropsikologi masih sangat terbatas.

permanent present tense

Suzanne Corkin, “Permanent Present Tense.  The Unforgettable Life of the Amnesic Patient”, (2013)

Published by

Hadi Nur

I enjoy living in Johor Bahru area and always seek the truth.