Belajarlah dari binatang dalam berpolitik

Status di Facebook dan media massa hampir setiap saat mengeluarkan berita politik, bagaimana manusia memperoleh kekuasaan dan berkuasa. Penuh intrik dan strategi. Perlu kecerdasan dan strategi untuk merebut kekuasaan untuk mencapai tujuan. Bagaimanapun dengan banyaknya kepentingan dan sudut pandangan, yang paling penting adalah bagaimana membuat keputusan yang akhirnya membawa bangsa ini menjadi maju dalam arah yang positif dan betul. Ternyata bukan manusia saja yang berpolitik, hewan juga berpolitik. Kita juga perlu belajar dari binatang tentang “demokrasi”. Jangan kalah dengan binatang!

Di bawah ini adalah contoh bahwa binatang yang paling sederhana strukturnya, seperti amoeba, juga cerdas. Penelitian oleh Toshiyuki Nagasaki dari Hokkaido University di bawah ini memperlihatkan bahwa amoeba juga mempunyai kecerdasan sehingga dapat menyelesaikan masalah labirin.

Contoh kedua adalah koloni lebah madu. Koloni ini menyelesaikan masalah dengan menggunakan komunikasi. Prof. Tom Seeley dari Cornell University telah meneliti proses pengambilan keputusan kelompok lebah madu untuk menemukan rumah baru. Tom Seeley meringkas cara pengambilan keputusan kolektif oleh koloni lebah madu sebagai berikut:

  • keragaman pengetahuan terhadap pilihan-pilihan yang tersedia,
  • keterbukaan dan kejujuran dalam berbagi informasi dari berbagai pilihan,
  • kebebasan dalam setiap anggota lebah mengevaluasi pilihan,
  • tidak ada pandangan yang tidak sama (bias) dari anggota terhadap pilihan, dan
  • kepemimpinan yang mendorong bukannya mendominasi atau otoriter dalam diskusi.

Kita perlu belajar lebih banyak tentang “demokrasi” dari lebah madu ini. Jangan kalah dari binatang!

References