Penelitian ilmiah dan masalah hati

Tulisan ini adalah perspektif berdasarkan kepada kepercayaan yang saya anut, iaitu Islam. Menurut agama Islam, salah satu hakikat manusia yang paling utama adalah rohani. Oleh karena itu, rohani atau kejiwaan tidak dapat dipisahkan dari semua aspek kehidupan manusia seperti pikiran dan juga fisik manusia. Jika rohani rusak, sudah pasti akan memberikan dampak kepada pikiran dan juga fisik. Oleh karena itu, rohani menjadi hal yang sangat penting. Demikian juga dengan penelitian ilmiah. Tidak akan ada penelitian yang mendalam dan memberikan impak yang luar biasa kepada ilmu pengetahuan jika rohani orang yang melakukan penelitian itu terganggu dan penuh dengan penyakit hati. Hal ini hanya dapat dicapai jika orang yang berpikir dengan dalam dan jernih tersebut mempunyai hati yang bersih. Cerdas secara akal dan rohani. Hal ini ditunjukkan oleh ilmuwan-ilmuwan ternama seperti Ibnu Sina, Ibnu Rusd dan lain sebagainya. Mereka adalah ulama sekaligus ilmuwan. Dengan bertolak dari keyakinan ini, untuk bisa menghasilkan karya yang hebat dalam ilmu pengetahuan, bersihkanlah hati anda!