Lebih baik diam jika tidak cukup arif

Saya lebih memilih komunikasi secara verbal jika menghadapi masalah-masalah yang sensitif karena khawatir ada masalah penafsiran teks jika hal tersebut disampaikan melalui teks, seperti melalui SMS, Whatsapp dan Facebook, sehingga ada kemungkinan ada salah penafsiran teks yang disampaikan secara ringkas. Dalam ilmu filsafat ini disebut sebagai Hermeutika, ilmu yang mempelajari tentang interpretasi makna. Dalam filsafat Islam, istilah yang digunakan adalah Takwil, iaitu ilmu yang menjelaskan ayat-ayat yang tersamar maknanya (ayat-ayat Mutasyabbihat). Jelas, untuk menafsirkan sesuatu kita memerlukan ilmu. Ilmu bahasa, ilmu yang paling penting dikuasai disamping ilmu-ilmu lainnya.

Nah, bagaimana dengan zaman sekarang yang informasi dengan sangat mudah disebarkan oleh pihak-pihak yang mempunyai kepentingan yang berbeda? Disamping kemampuan mencerna informasi yang disampaikan dan menafsirkannya secara tepat, perlu juga kearifan dalam menanggapinya. Jika tidak mampu mencerna dan arif, lebih baik diam. Itu saja.

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

Get in touch with me online. This blog has a table of content and mainly written for my own purposes and based on "Google here, Google there." There has never been any claim that this is an original work. You can use the customized search engine to search for anything on this website.