Media – Tuhan yang kedua

Judul tulisan ini merupakan terjemahan dari buku yang di tulis oleh Tony Schwartz, yang walaupun ditulis 28 tahun yang lalu, menurut pendapat saya, masih relevan dengan keadaan sekarang. Dimana, media memegang peranan yang sangat menentukan dalam kehidupan sosial manusia. Lihat Facebook, Myspace dan Twitter yang sangat mempengaruhi kehidupan sosial manusia modern saat ini.

“Siapa yang menguasai media, dia akan menguasai dunia” — pepatah yang benar adanya. Namun berarti, kita sebagai manusia yang berakal, harus pandai-pandai memilih informasi dari media mana saja yang penting, bermanfaat dan juga jujur.

Banyak berita yang kadang-kadang bertujuan bukan untuk mendidik tetapi untuk propaganda, mengarahkan opini publik dan juga bertujuan untuk kekuasaan. Untuk yang terakhir ini, jelaslah kekuasaan adalah permainan ‘politik’, sehingga orang politik perlu popularitas, dan medialah alatnya. Kadang-kadang beritanya bohong dan omong kosong. Kadang-kadang hanya membesar-besarkan hal-hal yang sebenarnya kecil. Membesar-besarkan prestasi yang sebenarnya bukan prestasi. Kadang-kadang inipun juga masuk dalam dunia akademik, yang katanya penuh dengan kejujuran dan kearifan. Oleh karena itu, bukan saja akal sehat yang diperlukan untuk memamah berita, tetapi juga kearifan dalam memandang konteks berita tersebut.

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

Get in touch with me online. This blog has a table of content and mainly written for my own purposes and based on "Google here, Google there." There has never been any claim that this is an original work. You can use the customized search engine to search for anything on this website.