Kaderisasi dan promosi

Baru saja saya membaca harian Kompas yang terbit hari ini: “Harian Kompas kembali memberikan penghargaan kepada lima cendekiawan berdedikasi”. Salah satu penghargaan diberikan kepada Prof. Bambang Hidayat, Kepala Observatorium Bosscha ITB di Lembang selama 31 tahun. Kemudian dari artikel yang saya baca di harian Kompas tersebut ada komentar dari pembaca “.…bertahun-tahun hanya satu-satunya profesor di jurusan Astronomi ITB. Pengkaderan yang buruk dari Bambang Hidayat…“.

Saya rasa di luar kemampuan beliau dalam bidang akademik yang memang boleh dibanggakan, beliau  gagal dalam mendidik dan mengkader dosen-dosen muda di jurusan astronomi ITB untuk menjadi profesor seperti beliau. Setahu saya, sampai beliau pensiun tahun 2004, tidak ada lagi profesor selain beliau yang di jurusan astronomi ITB, padahal banyak dosen-dosen muda yang cukup potensial. Jika pada waktu itu tidak layak, tentu perlu dibantu dan didorong untuk mencapai syarat-syarat menjadi profesor.

Tulisan ini mungkin bisa menjadi refleksi bahwa tujuan menjadi seorang dosen tidaklah semata-mata menjadi peneliti, tetapi juga sebagai pendidik. Bukan saja mendidik mahasiswa, tetapi juga melakukan kaderisasi dalam bidang ilmu.

Published by

Hadi Nur

I enjoy living in Johor Bahru area and always seek the truth.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s