Dalam pendidikan, proses lebih penting dibandingkan hasil

Judul di atas sangat jelas pesannya. Pesan tersebut juga disampaikan oleh kolega saya, profesor dari Jepang, profesor senior yang akan pensiun 2 tahun lagi di Osaka University. Beliau mengamati bahwa telah terjadi pergeseran nilai-nilai dalam pendidikan tinggi. Sekarang universitas lebih cenderung untuk mencapai tujuan ‘semu’ yang sifatnya hanya tujuan ‘kosmetik’, seperti ingin terkenal, ingin masuk ranking, yang untuk mencapai tujuan tersebut banyak meninggalkan nilai-nilai ‘hakiki’ pendidikan. Beliau mengatakan, ketika beliau dulu menyelesaikan PhD di Osaka University pada tahun 70-an, pembimbing beliau hanya mengatakan — “lakukanlah penelitian dengan cara yang baik (good work), karena ini lebih penting daripada hasil penelitian itu sendiri”. Dengan kata lain “proses” jauh lebih penting daripada “hasil”.

Saya menemukan laporan yang menarik, bagaimana cara menilai “proses” dalam pendidikan tinggi: “Criteria for Performance Excellence” yang diformulasikan oleh Baldrige National Quality Program Education, pemerintah Amerika Serikat. Silahkan lihat kriterianya di bawah ini. Salah satu kriteria yang penting adalah ‘ethics‘, faktor yang banyak dilupakan oleh pendidikan tinggi, baik di Indonesia maupun di Malaysia.

Please click the following picture to download the file [3.41 MB]

baldrige

Published by

Hadi Nur

I enjoy living in Johor Bahru area and always seek the truth.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s