Sisi manusiawi kasus Century dan plagiat Prof. Banyu

[Sebuah renungan]

Ada dua peristiwa yang menjadi perhatian saya akhir-akhir ini, yang banyak diberitakan di media massa di Indonesia yang melibatkan dua orang tokoh. Pertama, kasus Bank Century yen melibatkan Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof. Boediono. Kedua kasus plagiat yang menimpa Prof. Anak Agung Banyu Perwita, dosen di Universitas Katolik Parahyangan.

Saya dapat membayangkan tekanan yang dirasakan oleh kedua orang ini. “Cobaan itu bagian dari hidup. Hidup itu mengandung risiko. Kalau hidup tidak mau risiko, ya tidak usah hidup,” kata Boediono. Jika dikembalikan dalam pandangan agama, tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, dan keadilan yang benar-benar adil hanya ditemukan di akhirat. Inilah yang harus menjadi pegangan dalam hidup.

Published by

Hadi Nur

I enjoy living in Johor Bahru area and always seek the truth.

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s