Belajar bagaimana menghargai pekerjaan dan orang lain

Sekarang saya berada di Osaka University, mengunjungi Research Center for Solar Eergy Chemistry. Saya dijemput oleh Ng Yun Hau, bekas mahasiswa MSc saya di Universiti Teknologi Malaysia yang sekarang adalah mahasiswa PhD di Osaka University. Hari ini adalah hari ke 6 saya berada di Jepang setelah satu minggu menghadiri The 11th World Conference on Titanium di Kyoto.  Dengan jelas saya melihat kemajuan akademik yang telah dicapai oleh mereka yang berasal dari negara-negara maju.  Sudah banyak analisis yang telah dikemukakan oleh para penganalisis kenapa mereka maju, kenapa kita tidak. Apa yang saya lihat dengan jelas adalah bahwa mereka “paham bagaimana menghargai pekerjaan” dan  “paham bagaimana menghargai orang yang menghasilkan pekerjaan tersebut“.  Baru saja saya diajak berkeliling untuk melihat fasilitas laboratorium Center for Solar Energy Chemistry, Osaka University. Saya tidak begitu terkejut dengan fasilitas yang dipunyai oleh mereka, karena fasilitas riset yang sama juga dipunyai oleh universitas tempat saya bekerja di Malaysia.  Walaupun prestasi akademik dan riset saya tidaklah dapat dibanggakan jika dibandingkan dengan prestasi peneliti di jepang, saya begitu tersanjung karena diundang untuk memberikan ceramah di depan profesor-profesor dalam bidang katalisis di Department of Chemistry, Graduate School of Engineering Science, Osaka University senin depan (11/06/2007). Ini adalah pengalaman yang berharga dan merefleksikan bagaimana mereka menghargai hasil pekerjaan orang lain. 

Kalau kita ingin maju, kita harus terlebih dahulu menghargai pekerjaan yang kita sedang hadapi, dan juga hargailah orang lain sepadan dengan apa yang telah dihasilkannya“.

Kenapa saya menulis blog

Awalnya blog ini  berjudul “Hadi Nur’s Photo Blogging” yang sudah dimuat di worpress.com sejak tahun 2006 dan sekarang diganti dengan judul “Catatan Hadi Nur”.  Alasan kenapa saya mengganti blog ini dengan tulisan adalah karena dengan menulis,  ekspresi saya dalam memandang kehidupan dapat diungkapkan dengan lebih jelas, dan tulisan ini dibuat dalam bahasa Indonesia yang sangat saya kuasai.  

Saya telah membaca banyak blog-blog menarik yang dapat menambah wawasan saya kepada hampir kesemua aspek kehidupan. Walaubagaimanapun, blog ini saya harapkan dapat memberikan sedikit sumbangan kepada pengalaman dan pemikiran saya dalam memandang berbagai aspek penting dalam kehidupan, seperti pendidikan, sosial, agama dan lain sebagainya.

State University of Padang

I gave a lecture entitled “Research and education in university” in front of staff of Faculty of Mathematics and Natural Science, State University of Padang, Indonesia. Potential research approach was discussed. Also attend are Dr. Ali Amran; the Dean of Faculty of Mathematics and Natural Science, and Prof. Nur Anas Djamil.

Eid ul-Fitr in Singaparna

In this Eid ul-Fitr, I and my family visited my wife’s kampong in Singaparna, Tasikmalaya, West Java, Indonesia from 21 to 28 October 2006. For us, as Muslims, Eid ul-Fitr is a joyful celebration of the achievement of enhanced piety. Eid is also a time to come together as a community and to renew friendship and family ties. I, my wife and my children meet with our extended family; cousins, aunts, uncles, grandparents, foster children etc. Aqiqah, a traditional celebration for the birth of Fahima Zikra, our baby girl, which involves the sacrifice of a goat indium thanks to Allah SWT, was also carried out on 22 October 2006 in Singaparna.

Fahima Zikra, a baby girl

Alhamdulillah (all praise is due to Allah), I had a baby girl. My little princess, Fahima Zikra, was born on Tuesday, September 12, weighing 3.52 kg, measuring 50 cm long! She is healthy and growing more beautiful every day.