Voodoo Science

Judul di atas adalah topik yang dijelaskan oleh Robert L. Park dalam bukunya yang berjudul “Voodoo Science: The Road from Foolishness to Fraud” yang diterbitkan oleh Oxford University Press pada tahun 2000 yang tebalnya 230 halaman. Buku ini menarik karena memberikan gambaran kepada masyarakat umum, golongan yang tidak bekerja dalam bidang sains dan juga bagi mereka yang tidak mengerti bagaimana proses pengembangan sains itu berlaku, terhadap bahaya voodoo science

Apa yang dimaksudkan dengan voodoo science? Robert L. Park menulis dalam bukunya bahwa dalam semua aktivitas kehidupan, penemuan dalam bidang sains yang telah dibuat oleh manusia mungkin akan berakhir dengan kegagalan disebabkan oleh kesalahan yang dibuat dengan cara yang tidak sengaja. Namun dalam voodoo science kesalahan yang tidak disengajakan tersebut mungkin akan berubah menjadi menjadi penipuan saintifik. Park mengatakan bahwa voodoo science mencakupi apa yang disebut sebagai pathological science, junk science, pseudo-science, dan fraudulent science.

Dalam voodoo science, penemuan-penemuan ilmiah dalam bidang sains biasanya tidak dipublikasikan melalui proses yang normal; yaitu melalui penilaian saintifik oleh pakar dalam bidang berkenaan (independent scientific review). Ini adalah karakteristik utama dari voodoo science. Dengan kekuatan media dalam mempublikasikan hasil penelitian tersebut, biasanya penemuan tersebut akan mendapatkan perhatian dari orang-orang yang tidak mengerti mengenai sains, termasuk orang-orang politik. Dengan kekuatan media, saintis yang “katanya” telah menemukan penemuan luar biasa tersebut juga dapat  berubah menjadi selebriti.  Dengan statusnya yang menjadi selebriti dan menjadi soroton orang ramai, secara psikologis, saintis tersebut mau tidak mau, akibat tekanan publik,  terpaksa berusaha untuk mempertahan kesahihan penelitiannya dengan cara apapun, dan akibatnya mungkin akan terjerumus atau tergelincir kepada voodoo science.

Buku ini mengingatkan supaya para saintis, akademisi dan juga petinggi-petinggi di universitas supaya tidak terjerumus kepada voodoo science. Semua penemuan-penemuan ilmiah sepatutnyalah terlebih dahulu dipublikasikan melalui cara yang benar menurut kaedah ilmiah yang baku yaitu melalui independent scientific review, bukan melalui publikasi di media masa.

Statistik http://works.bepress.com/hadi_nur

Ini adalah statistik full download artikel ilmiah saya yang telah dipublikasikan diberbagai jurnal (14/07/2007).

 Full download from http://works.bepress.com/hadi_nur

 

Title

Date Posted

Total

Amphiphilic NaY zeolite particles loaded with niobic acid: materials with applications for catalysis in immiscible liquid-liquid system

03/24/07

14

Bimodal pore size mesoporous MCM-48 materials prepared by post-synthesis alumination

03/24/07

57

Biphasic epoxidation of 1-octene with H2O2 catalyzed by amphiphilic fluorinated Ti-loaded zirconia

03/19/07

23

Characterization of humic acid from humification of oil palm empty fruit bunch fibre using Trichoderma viride

03/24/07

116

Deactivation modes and reactions over HZSM-5, AlPO4-5 and MnAPSO-5 in conversion of cyclohexanol

03/25/07

2

Dehydration and dehydrogenation of cyclohexanol over AlPO4-5 based molecular sieves

03/24/07

5

Development of membrane reactor for epoxidation of propylene to propylene oxide in a single step

03/24/07

49

Direct Observation of Bimodal Amphiphilic Surface Structures of Zeolite Particles for a Novel Liquid-Liquid Phase Boundary Catalysis

03/24/07

12

Direct Synthesis of NaA Zeolite from Rice Husk and Carbonaceous Rice Husk Ash

03/25/07

56

Effect of Loaded Alkali Metals on The Structural, Basicity and Catalytic Activity of Zeolite Beta

03/24/07

64

Effect of titanium active site location on activity of phase boundary catalyst particle for alkene epoxidation with aqueous hydrogen peroxide

03/24/07

10

Enhancement of catalytic activity of Titanosilicalite-1 – sulfated zirconia combination towards epoxidation of 1-octene with aqueous hydrogen peroxide

03/24/07

7

Fe(III)-salen encapsulated Al-MCM-41 as a catalyst in the polymerisation of bisphenol-A

03/23/07

25

Generation of Brönsted acidity in AlMCM-41 by sulphation for enhanced liquid phase tert-butylation of phenol

03/24/07

32

Heterogenous Chemocatalysis: Catalysis by Chemical Design

03/21/07

32

Hydrophobic fluorinated TiO2–ZrO2 as catalyst in epoxidation of 1-octene with aqueous hydrogen peroxide

03/20/07

12

Iron-porphyrin encapsulated in poly(methacrylic acid) and mesoporous Al-MCM-41 as catalysts in the oxidation of benzene to phenol

03/21/07

26

Modification of titanium surface species of titania by attachment of silica nanoparticles

03/20/07

50

On the location of different titanium sites in Ti-OMS-2 and their catalytic role in oxidation of styrene

04/03/07

23

Phase-Boundary Catalysis of Alkene Epoxidation with Aqueous Hydrogen Peroxide Using Amphiphilic Zeolite Particles Loaded with Titanium Oxide

03/24/07

28

Phase-boundary catalysts for acid-catalyzed reactions: the role of bimodal amphiphilic structure and location of active sites

03/24/07

1

Preparation and characterization of bifunctional oxidative and acidic catalysts Nb2O5/TS-1 for synthesis of diols

03/21/07

16

Probing the active sites of aluminated mesoporous molecular sieve MCM-41 by secondary synthesis in the conversion of cyclohexanol

03/24/07

7

Quantitative measurement of a mixture of mesophases cubic MCM-48 and hexagonal MCM-41 by 13C CP/MAS NMR

03/23/07

26

Selective dibenzoylation of biphenyl to 4,4-dibenzoylbiphenyl over H-Al-MCM-41

03/24/07

18

Simultaneous adsorption of a mixture of paraquat and dye by NaY zeolite covered with alkylsilane

03/24/07

29

Stannic oxide-titanium dioxide coupled semiconductor photocatalyst loaded with polyaniline for enhanced photocatalytic oxidation of 1-octene

06/06/07

5

Structural and Superacidity Study of Bifunctional Catalyst, Sulfated-Titanium/TS-1

03/24/07

28

Structural distortion in MeAPO-5 molecular sieves: a 31P MAS-NMR study

03/25/07

1

Sulfation: a simple method to enhance the catalytic activity of TS-1 in epoxidation of 1-octene with aqueous hydrogen peroxide

03/24/07

7

Sulphated AlMCM-41: Mesoporous solid Brønsted acid catalyst for dibenzoylation of biphenyl

03/20/07

14

Synthesis of CdS nanoparticles in HDTMAB/2-Propanol/Water/n-Decane Miniemulsion system

03/25/07

8

The Basicity and acidity of beta zeolites after ion-exchange with alkali metal cations: a physicochemical characterization

03/25/07

8

The ionic size of metal atoms in correlation with acidity by the conversion of cyclohexanol over MeAPO-5

03/24/07

7

Titanium Doped Octahedral Manganese Oxide Hybrid Catalyst in the Oxidation of Cyclohexene

03/26/07

15

TS-1 loaded with sulfated zirconia as bifunctional oxidative and acidic catalyst for transformation of 1-octene to 1,2-octanediol

03/21/07

13

Kegagalan Abraham Lincoln dalam politik

A Leader Always Fails Upwards!  —  Abraham Lincoln really was born in a log cabin. The fact that he went on to become President — and to lead the country through the most difficult period of its history — is truly remarkable.

Abraham Lincoln — (yang awalnya banyak gagal dalam politik akhirnya berhasil menjadi presiden Amerika) — banyak menjadi inspirasi, contoh dan juga pendorong bagi orang-orang yang menganggap dirinya gagal mencapai sesuatu yang diinginkannya — seperti jabatan, pangkat dan kekayaan.   Kegagalan dan keberhasilan dalam politik memang susah untuk diduga karena banyaknya parameter-parameter yang tidak dapat diperkirakan, seperti opini publik, propaganda, politik uang dan lain sebagainya. 

Kita mungkin menduga hal ini tidak akan berlaku dalam lingkungan akademik, lingkungan ilmiah yang biasanya mempunyai standar yang jelas dalam penilaian prestasi (akademik). Namun sayangnya, standar yang tadinya ‘sangat jelas’ menjadi tidak jelas karena lingkungan akademik telah ‘dipolitikkan’ sehingga terjadilah degradasi keilmuan. Banyak energi yang terbuang karena masalah ‘politik’ dibandingkan dengan memikirkan bagaimana mencapai ‘prestasi ilmiah’ yang membanggakan.  Sangat disayangkan …..

Prestasi ilmiah yang sebenarnya

Ini yang pernah dikatakan oleh Einstein:

“…If the relativity theory will be proven true, the Germans will say I am a German, the Swiss I am a Swiss and the French that I am a great man. If not, the Germans will call me Swiss, the Swiss will call me German, and the French will say I am a Jew….” Albert Einstein,  long before the nazis, long before Hitler rise to power.

Einstein boleh berkata begitu karena dia punya prestasi. Prestasi yang dapat meningkatkan martabat — tidak hanya martabat diri, tetapi juga martabat negara dimana dia tinggal.  Prestasi yang diraih oleh Einstein bukanlah prestasi yang ‘semu’ karena prestasi beliau dalam bidang ilmu pengetahuan tidak hanya berguna bagi ilmu pengetahuan itu sendiri, tetapi juga kepada kehidupan orang banyak yang telah diterjemahkan kepada teknologi yang berguna.  Jelas, hasil kerja beliau telah banyak menjadi bahan rujukan dan inspirasi kepada orang lain. Perkembangan ilmu pengetahuan dalam bidang fisika dan kimia yang dicapai pada saat ini pasti merujuk kepada hasil pekerjaan beliau.  Inilah prestasi ilmiah yang sebenarnya.

Walaupun banyak saintis dan peneliti yang telah mempublikasikan hasil penelitian di jurnal-jurnal ternama, tidaklah akan menjadi prestasi ilmiah jika hasil penelitian tersebut tidak pernah dirujuk dan dikembangkan oleh orang lain.  Apalah artinya jika hasil penelitian tersebut hanya digunakan untuk pamer(an), sedangkan hasil penelitian tersebut bermutu rendah (menurut pandangan rekan sejawat (peer review), yang juga pakar dalam bidang berkenaan), sehingga tidak seorangpun yang meliriknya.  Ini adalah contoh prestasi ilmiah yang ‘semu’ dan tidak mencerminkan prestasi ilmiah yang sebenarnya.

Belajar bagaimana menghargai pekerjaan dan orang lain

Sekarang saya berada di Osaka University, mengunjungi Research Center for Solar Eergy Chemistry. Saya dijemput oleh Ng Yun Hau, bekas mahasiswa MSc saya di Universiti Teknologi Malaysia yang sekarang adalah mahasiswa PhD di Osaka University. Hari ini adalah hari ke 6 saya berada di Jepang setelah satu minggu menghadiri The 11th World Conference on Titanium di Kyoto.  Dengan jelas saya melihat kemajuan akademik yang telah dicapai oleh mereka yang berasal dari negara-negara maju.  Sudah banyak analisis yang telah dikemukakan oleh para penganalisis kenapa mereka maju, kenapa kita tidak. Apa yang saya lihat dengan jelas adalah bahwa mereka “paham bagaimana menghargai pekerjaan” dan  “paham bagaimana menghargai orang yang menghasilkan pekerjaan tersebut“.  Baru saja saya diajak berkeliling untuk melihat fasilitas laboratorium Center for Solar Energy Chemistry, Osaka University. Saya tidak begitu terkejut dengan fasilitas yang dipunyai oleh mereka, karena fasilitas riset yang sama juga dipunyai oleh universitas tempat saya bekerja di Malaysia.  Walaupun prestasi akademik dan riset saya tidaklah dapat dibanggakan jika dibandingkan dengan prestasi peneliti di jepang, saya begitu tersanjung karena diundang untuk memberikan ceramah di depan profesor-profesor dalam bidang katalisis di Department of Chemistry, Graduate School of Engineering Science, Osaka University senin depan (11/06/2007). Ini adalah pengalaman yang berharga dan merefleksikan bagaimana mereka menghargai hasil pekerjaan orang lain. 

Kalau kita ingin maju, kita harus terlebih dahulu menghargai pekerjaan yang kita sedang hadapi, dan juga hargailah orang lain sepadan dengan apa yang telah dihasilkannya“.

Kenapa saya menulis blog

Awalnya blog ini  berjudul “Hadi Nur’s Photo Blogging” yang sudah dimuat di worpress.com sejak tahun 2006 dan sekarang diganti dengan judul “Catatan Hadi Nur”.  Alasan kenapa saya mengganti blog ini dengan tulisan adalah karena dengan menulis,  ekspresi saya dalam memandang kehidupan dapat diungkapkan dengan lebih jelas, dan tulisan ini dibuat dalam bahasa Indonesia yang sangat saya kuasai.  

Saya telah membaca banyak blog-blog menarik yang dapat menambah wawasan saya kepada hampir kesemua aspek kehidupan. Walaubagaimanapun, blog ini saya harapkan dapat memberikan sedikit sumbangan kepada pengalaman dan pemikiran saya dalam memandang berbagai aspek penting dalam kehidupan, seperti pendidikan, sosial, agama dan lain sebagainya.