Perlukah kita berhijrah?

Nabi Muhammad SAW berhijrah ke Madinah untuk mewujudkan masyarakat yang lebih beradab. Masyarakat yang beradab, atau disebut sebagai masyarakat madani, adalah masyarakat yang menghargai prestasi, musyawarah dan manusiawi. Dalam bahasa arab perkataan “madaniyah” juga mempunyai arti peradaban. Untuk menjadi madani atau beradab pemimpin mesti menyediakan ruang yang bebas sebagai sarana mengemukakan pendapat warganya, dan juga mendengar pendapat warganya. Disamping itu, perlunya diwujudkan keadilan dalam mengambil keputusan penting yang melibatkan nasib warganya. Tanpa unsur-unsur ini ada baiknya kita memikirkan untuk berhijrah.

Educate your students to become intellectual and independent

I am a lecturer. Sometimes, I saw many of my colleagues who works as a lecturer forget that as educators, they need to know that the character of each student is not the same. A unique individual. They are different because they come from the different backgrounds. We forget that we need to respect and appreciate the uniqueness of the individual, and strive to explore the personality of the individual so that they can excel. We need to create an environment that promotes personal value and uniqueness, respect, honesty, independence, involvement, and expectations. We need to teach our students to become independent.

Sometimes, due to the purpose to generate the numbers, such as the impact factor, h-index, the promotion, all for the short-term goal, we sacrifice long-term goals in educating people. Please educate our students to become independent, creative and have moral integrity. Do not make the student as an object that is used not to make them become intellectual, but for the superficial success, that is only beneficial for the lecturers and the prestige of the university.

Ajari muridmu menjadi orang yang merdeka

Saya seorang dosen. Kadang-kadang saya melihat, banyak diantara teman-teman saya yang berprofesi sebagai dosen lupa, bahwa sebagai pendidik mereka perlu mengetahui bahwa karakter setiap mahasiswa yang dibimbing itu tidak sama. Individu yang unik. Mereka berbeda karena datang dari latar belakang yang berbeda-beda. Kita lupa, bahwa kita perlu menghormati dan menghargai keunikan individu, dan berusaha untuk mengekplorasi kepribadian individu tersebut supaya mereka dapat berprestasi. Kita perlu menciptakan lingkungan yang mempromosikan nilai pribadi dan keunikan, rasa hormat, kejujuran, kemandirian, keterlibatan dan harapan. Kita perlu mengajari murid-murid kita menjadi orang yang merdeka.

Kadang-kadang, hanya karena untuk menghasilkan angka-angka, seperti impact factor, h-index, naik pangkat dan lain sebagainya, yang hanya bersifat jangka pendek, kita mengorbankan tujuan jangka panjang dalam mendidik manusia. Menjadikan murid-murid kita menjadi orang yang merdeka, kreatif, dapat berpikir sendiri dan mempunyai integriti moral yang tinggi. Jangan jadikan mahasiswa sebagai objek yang dimanfaatkan bukan untuk membuat mereka menjadi intelektual dan bermoral, tetapi untuk keberhasilan yang semu, iaitu untuk kepentingan prestise diri dan universitas. Kita tidak akan menjadi maju karena ini.

Genuine or not genuine

Empat puluh tujuh tahun mengarungi hidup, saya bergaul dengan berbagai orang. Dari tukang parkir, pembantu rumah tangga, supir taksi, dosen, peneliti sampai menteri. Apa yang saya perhatikan dan rasakan adalah semakin rendah seseorang itu dalam strata sosial masyarakat, semakin genuine atau polos mereka. Semakin jujur mereka. Kepura-puraan akan semakin kentara jika berhadapan dengan orang yang mempunyai strata sosial yang lebih tinggi dalam masyarakat. Semakin high politics