Huda Nur – Kakak yang tidak pernah bertemu

# إِنَّا لِلّهِ وَإِنَّـا إِلَيْهِ رَاجِعونَ #

Huda Nur
Lahir 12 Mei 1967 – 2 Shafar 1387 (Kamis) dj. 10.00 WIB
Wafat 24 Djan 1968 – 24 Sjawal 1387 (Rabu) dj. 16.15 WIB
Di RSUP Bukitinggi

Sejak lahir s/d 19 Djan 1968 setahu keluarganya belum pernah sakit. Umur 7 bln telah kuat menelungkup dan merasa senang duduk dengan pertolongan atas pangkuan. Karena kesehatannya yang baik tidak menyusahkan keluarganya. Mudah ketawa biasa bersuara sendiri karena riang. Tgl 19 Djan 68 mentjret, besoknya sekali2 disertai muntah. Petang minggu 20-1-68 telah diobati sebelum kedokter dgn beras rendang dan ubat udanya dari dokter. Tgl 22-1-68 ke dokter Suhadi. Tgl 23-1-68 kembali ke Suhadi untuk disuntik. Tgl 24-1-68 hari Rabu ke dokter Jasmiar karena sakitnya semakin bertambah. Petang selasa stuip 2 x dj. 1.00 dan dj. 4.00. Hari Rabu stuip kembali dj. 8.00 dj 9.00 ke Jasmiar. Dj 10.00 stuip lagi dan lebih lama / mengchawatirkan. Dj. 11.30 ke RSU B.Tinggi dikasi obat tetes kelidahnya anti kram 1 x 5 menit dan obat indjeksi segera dibeli di apotik luar. Dj. 16.15 wafat dihadiri oleh orang tua dan kedua udanya.

(Keterangan di bawah foto)
Gambar Huda Nur tgl 31-12-67 bertepatan dengan hari berlimau akan memasuki Ramadhan
54 hari sebelum wafat.

Catatan:
Menurut keterangan dokter, Huda Nur meninggal dunia karena meningitis.

My new year’s resolution in 2013

Tomorrow, we will leave in 2012. Age increases. Hair is reduced. Hope to live longer in this world is decreasing. Measurable results and performance for the year 2012 was quite satisfactory, if viewed from the worldly aspects. Four times invited as a keynote speaker at international seminars in Indonesia and the United States. Twelve scientific publications with the cumulative impact factor are 25. Guiding twenty PhD students and two MSc students. But there are some questions that need to be answered in order to get a reward from Allah SWT and bring benefit to mankind.

Are all of these achievements started with good intentions, not to expect financial rewards, power, or just to show off?

Is all of this will bring benefits to the people?

To be honest, the answer is no.

Based on the above considerations and as noted on the front page of this website, the following is my resolution for next year.

The most important thing in my life is to be a good person. I will try to be a better person in 2013 and follow the following guideline: How to become a good person.

Panggil saja saya ‘Cikgu Hadi’

Panggil saja saya Cikgu Hadi kata saya kepada mahasiswa saya. Walaubagaimanapun, tidak satupun mahasiswa saya yang berani memanggil saya dengan perkataan tersebut. Mereka tetap memanggil saya dengan gelar resmi di universitas, iaitu Doktor Hadi atau Prof. Hadi. Hal ini beralasan karena panggilan terkait dengan makna sosiologis dari gelaran tersebut, yang dalam ilmu sosiologi disebut sebagai status dan peran. Karena alasan status ini jugalah yang menyebabkan beberapa kawan saya marah kepada mahasiswa yang tidak memanggil diri mereka dengan panggilan yang mereka anggap tidak sesuai dengan prestasi mereka, yang (mungkin) sudah dengan susah payah memperoleh gelar doktor dan profesor tersebut.

Dalam ilmu sosiologi, status didefinisikan sebagai posisi dalam sistem sosial, seperti orang tua atau guru yang juga berkaitan erat dengan peran dan prestise seseorang yang mengacu pada perilaku yang diharapkan orang dalam status tersebut. Nah, dalam hal ini sangat beralasan jugalah saya menyuruh mahasiswa saya memanggil saya dengan gelaran ‘Cikgu’ karena inilah sebenarnya peran utama saya, iaitu mendidik dan mengajar para mahasiswa di universitas. Saya memperhatikan bahwa peran atau peranan sosial ini sudah mulai tidak diperhatikan oleh para dosen atau pensyarah yang sebenarnya adalah ‘Cikgu’ atau guru, karena mereka lebih mementingkan penelitian (research) dibandingkan dengan mengajar dan mendidik. Wallahualam bi shawab

Selamat merayakan hari Cikgu 2011!