Sinisme

Saya masih berusaha memahami kenapa orang bersikap sinis. Hal ini dapat dibaca dan dirasakan dari komentar-komentar yang diucapkan dan ditulis oleh mereka, yang biasanya diluahkan di sosial media, yang kadang-kadang secara halus menyindir orang-orang yang mereka tidak senangi, dan sekaligus memamerkan prestasi diri. Sepertinya mereka ingin sekali dihargai dan dipuji oleh orang lain. Ini motif yang terbaca pada orang-orang yang sinis.

Menurut literatur, sinisme adalah sikap yang ditandai dengan ketidakpercayaan pada motif orang lain. Sinisme disebabkan oleh hal-hal seperti berikut:

  • sakit hati, frustrasi, pengalaman pribadi yang negatif, termasuk mekanisme perlindungan diri;
  • mengalami krisis intrapersonal dan eksistensial, kehilangan ambisi, jatuhnya ilusi dan harapan, dan rasa ketidakadilan di dunia;
  • perasaan ancaman dan rasa tidak aman, kehilangan dukungan dalam hidup;
  • rasa bersalah, dihukum karena keunggulan mereka sendiri;
  • egois dan bangga;
  • keinginan untuk mengekspresikan kepribadian, melawan stereotip dan kesesuaian.

Rujukan

https://en.wikipedia.org/wiki/Cynicism_(contemporary)

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

Get in touch with me online. This blog has a table of content and mainly written for my own purposes and based on "Google here, Google there." There has never been any claim that this is an original work. You can use the customized search engine to search for anything on this website.