Mengenai pencitraan

Menurut akal sehat saya, esensi dari pencitraan, iaitu branding yang berlebih-lebihan, adalah ketidakjujuran. Seringkali pencitraan yang dilakukan oleh organisasi sampai individu sebenarnya memoles sesuatu menjadi lebih menarik, lebih hebat, lebih fenomenal, lebih cerdas, lebih sederhana, lebih kaya, lebih cantik dan segala hal yang tujuannya melebih-lebihkan. Dalam arti kata, ada faktor ketidakjujuran dalam pencitraan. Hal ini seringkali kita perhatikan di media sosial, sepertinya ada sesuatu yang ditutup-tutupi dari ketidakjujuran tersebut.

Jujurlah pada diri sendiri dan jujurlah pada kehidupan. Dengan begitu, hidup ini akan lebih nyaman untuk dijalani.

Dalam tradisi dan adab Islam, jangankan pencitraan, mengajukan diri untuk dipilih sebagai peimpin merupakan hal yang tidak etis. Nabi Muhammad SAW tidak suka ketika sahahat beliau terlihat sangat berambisi untuk menjadi pemimpin.

Print Friendly, PDF & Email

Published by

Hadi Nur

Get in touch with me online. This blog has a table of content and mainly written for my own purposes and based on "Google here, Google there." There has never been any claim that this is an original work. You can use the customized search engine to search for anything on this website.